Sabtu, 18 April 2026

Indeks Kegemaran Membaca

Survei Perpusnas, Indeks Kegemaran Membaca Masyarakat Banten di Atas Rata-rata Nasional

Survei Perpusnas di luar dugaan, ternyata masyarakat Banten dikenal gemar membaca. Ini dibuktikan dengan Indeks Kegemaran Membaca yang cukup tinggi.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Survei Perpustakaan Nasional (Perpusnas), membuktikan bahwa warga Banten memiliki kegemaran membaca yang cukup tinggi. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Provinsi Banten berhasil menempati urutan ke-9 se-Indonesia dalam Indeks Kegemaran Membaca (IKM) berdasarkan hasil penelitian Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Tahun 2020, dengan perolehan angka 58,77. 

Berdasarkan penelitian tersebut, diketahui juga bahwa Indeks Kegemaran Membaca Nasional ada di angka 55,74, artinya Provinsi Banten berhasil memiliki IKM di atas rata-rata nasional. 

Sementara itu, untuk Indeks Pembangunan Literasi (IPL), Pemerintah Provinsi Banten harus masih bekerja keras karena faktanya masih berada di urutan lima terbawah nasional dengan angka 8,90.

Baca juga: Pandemi Virus Corona Jadi Momen Bangkitkan Kembali Aktivitas Membaca

Baca juga: Cara Mencegah Obesitas Mulai dari Membaca Label Makanan

Hal yang mempengaruhi rendahnya IPL tersebut yakni ketercukupan tenaga perpustakaan, perpustakaan berstandar nasional dan koleksi buku perpustakaan. 

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten, Usman Asshidiqi Qohara.

Usman juga mengatakan, di masa pandemi Covid-19 pihaknya akan terus berusaha memberikan layanan yang dapat dijangkau oleh masyarakat, serta inovasi-inovasi lainnya semisal dengan memaksimalkan penggunaaan platform-platform digital. 

"Mudah-mudahan ke depan kita bisa membuka layanan tertutup, yaitu masyarakat bisa meminjam secara online tanpa membaca di perpustakaan, sekarang sedang kami coba formulasikan mekanismenya" ujar Usman, Kamis (20/5/2021).

Sementara itu, Kepala DPK Kota Serang Wahyu Nur Jamil mengatakan, dibutuhkan sinergi seluruh stakeholder dalam mengembangkan minat baca masyarakat di Banten. 

Baca juga: Syarif Bando: Sudah Migrasi ke Digital sejak 2015, Perpusnas Lembaga Paling Siap Hadapi Covid-19

Baca juga: Perpusnas RI Gandeng Perpusnas Korsel, Sejumlah Pustakawan Akan Magang di Negeri Ginseng

"Sinergi antar stakeholder, khususnya institusi pemerintah yang terkait dengan pengembangan sumberdaya manusia, sangat penting dilakukan, dengan mengesampingkan ego sektoral," ucapnya. 

Gol A Gong yang juga menjadi salah satu pemateri diskusi berharap, dengan keterpilihan dia sebagai Duta Baca Nasional diharapkan mampu memberi pengaruh positif terhadap perkembangan literasi masyarakat Banten.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved