Minggu, 31 Mei 2026

Kebakaran

Api Berkobar 4 Jam, Gudang Kayu di Pondok Cabe Ilir Tangsel Nyaris Rata dengan Tanah

Material kayu yang tersimpan di dalam gudang diduga menjadi faktor utama cepatnya api merambat ke seluruh bagian bangunan.

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/M. Rifqi Ibnumasy
ILUSTRASI KEBAKARAN - Sebuah gudang penyimpanan kayu di kawasan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, terbakar pada Kamis (28/5/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Gudang kayu di Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan terbakar pada Kamis malam diduga akibat korsleting listrik di bagian tengah bangunan.
  • Api cepat membesar karena banyak material kayu mudah terbakar, sehingga hampir seluruh gudang hangus dilalap si jago merah.
  • Damkar Tangsel mengerahkan 10 unit mobil pemadam dan sekitar 50 personel gabungan untuk memadamkan api selama lebih dari empat jam.

 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL- Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan kayu di kawasan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Kamis (28/5/2026) malam.

Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan hampir seluruh bangunan gudang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik karena kobaran api terlihat cukup besar disertai asap tebal yang membumbung tinggi.

Material kayu yang tersimpan di dalam gudang diduga menjadi faktor utama cepatnya api merambat ke seluruh bagian bangunan.

Komandan Regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangerang Selatan, Davis Ferdian, mengatakan dugaan awal kebakaran dipicu korsleting listrik di bagian tengah gudang.

“Dugaan sementara berdasarkan keterangan pemilik, ada korsleting listrik di area tengah gudang dan api tidak sempat dikendalikan hingga akhirnya membesar,” ujar Davis, Jumat (29/5/2026), dikutip dari Tribun Banten

Menurut dia, saat api mulai muncul, kondisi gudang dalam keadaan tidak terpantau karena penjaga sedang meninggalkan lokasi.

Penjaga gudang diketahui sedang pergi makan malam sekaligus melaksanakan salat ketika kebakaran terjadi.

Akibatnya, api yang muncul pertama kali tidak segera diketahui dan terus membesar sebelum warga melaporkannya ke petugas pemadam kebakaran.

Tak lama setelah menerima laporan, petugas Damkar Tangsel langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dalam penanganan insiden tersebut.

Selain armada pemadam, sekitar 40 personel Damkar juga dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

Petugas gabungan dari unsur lain turut membantu proses pemadaman sehingga total personel yang terlibat mencapai sekitar 50 orang.

“Kami juga mengerahkan satu unit tambahan dari squadron. Kami berterima kasih kepada unsur TNI dan pihak lain yang ikut membantu proses pemadaman maupun penguraian material,” kata Davis.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved