Hari Raya Idul Fitri

TRAVEL Gelap Nihil, Polda Metro Putar Balik 896 Kendaraan pada Hari Pertama Lebaran 2021

Para pemudik yang tetap nekat mencoba menerobos pos penyekatan untuk bisa berlebaran di kampung halaman, tetap diminta putar balik.

Warta Kota/Hironimus Rama
Petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat memutarbalikkan 896 kendaraan yang hendak keluar dari Jakarta pada hari pertama Lebaran 1442 Hijriah. Foto ilustrasi: Pos penyekatan pemudik di Parung hari ini memaksa sembilan kendaraan putar balik karena melanggar larangan mudik yang diterapkan pada Idul Fitri 2021. 

Sebelumnya diberitakan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta menyebutkan bahwa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dapat diajukan pemohon selama 24 Jam setiap harinya melalui aplikasi daring perizinan JakEVO di laman jakevo.jakarta.go.id.

Baca juga: H-1 Lebaran, Petugas Gabungan Tetap Putar Balik Pemudik di Titik Penyekatan Mudik Lebaran

"SIKM dapat diajukan pemohon selama 24 jam setiap harinya melalui aplikasi JakEVO," kata Kepala DPMPTSP DKI Jakarta Benni Aguscandra dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Petugas DPMPTSP DKI Jakarta melakukan penelitian administrasi dan penelitian teknis pada hari kerja pukul 08.00-17.00 WIB.

Kemudian pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, penelitian administrasi dan teknis dilakukan DPMPTSP dilakukan pada pukul 10.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Adapun waktu yang dibutuhkan dalam pemrosesan SIKM oleh petugas DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dapat diselesaikan dalam hitungan jam.

Baca juga: Tak Miliki Surat Izin Perjalanan, Sejumlah Kendaraan Diminta Putar Balik di Simpang Gadog

"Kami terus mengupayakan untuk pemrosesan perizinan SIKM lebih cepat atau melampaui ekspektasi dari standar pelayanan yang sudah ditentukan," kata Benni.

"Selama dua hari ini, waktu pemrosesan perizinan SIKM dapat dilakukan oleh petugas DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga jam," ujar Benni.

SIKM pertama kali diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2020.

SIKM telah mencatat keberhasilan dalam meminimalkan risiko peningkatan laju penularan Covid-19 sehingga kebijakan SIKM direplikasi untuk diterapkan pada provinsi lainnya di Indonesia melalui Surat Edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021. (Antaranews)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved