Berita Nasional
Novel Baswedan Akan Lawan Penonaktifan Dirinya, Ferdinand: Jangan Merasa Berintegritas
Ferdinand menyoroti sikap Novel yang akan 'melawan' penonaktifan dirinya bersama 74 pegawai KPK lain oleh pimpinan KPK.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyinggung soal integritas dari penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.
Ferdinand menyoroti sikap Novel Baswedan yang akan 'melawan' penonaktifan dirinya bersama 74 pegawai KPK lain oleh pimpinan KPK.
"Integritas sesorang itu, ukuran terendahnya adalah kesesuaian antara kata dan perbuatan. Bung @nazaqistsha," tulis Ferdinand di laman Twitter, Rabu (12/5/2021).
Baca juga: Israel Bombardir Palestina, Andi Arief Sindir Lemahnya Peran Pemerintah RI di Dunia Internasional
Baca juga: TOK-CER, Sebulan Menikah, Aurel Hamil, Apakah Atta Halilintar Gladiator seperti Vicky Prasetyo?
Ferdinand lantas menyinggung pernyataan Novel yang pernah menyebut ingin mundur dari KPK.
Sementara, saat ini, Novel bersikeras tetap berada di KPK.
"Novel B, dulu engkau ingin mundur dari @KPK_RI, tapi tak kau lakukan. Skrg tak lolos WK, kau ngotot ingin di KPK. Ini namanya tuna integritas. Jadi jangan merasa berintegritas!" imbuh Ferdinand
Baca juga: Febri Diansyah: Innnaliliahi, Keinginan Menyingkirkan 75 Pegawai KPK Terbukti
Novel Baswedan akan melawan
Diberitakan sebelumnya, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bersama 74 pegawai lainnya akan melawan Surat Keputusan (SK) yang menyebut mereka dinonaktifkan dari KPK.
"Yang jelas gini, kami melihat ini bukan proses yang wajar, ini bukan seleksi orang tidak kompeten dinyatakan gugur tapi ini upaya yang sistematis yang ingin menyingkirkan orang bekerja baik untuk negara, ini bahaya!" kata Novel lewat pesan singkat, Selasa (11/5/2021).
Nantinya akan ada tim kuasa hukum yang disiapkan untuk melawan SK tersebut.
Baca juga: Jawab Soal Tes Wawasan Kebangsaan, Novel Baswedan Bilang Merasa Dirugikan UU KPK
Baca juga: Isu 75 Pegawai Termasuk Novel Baswedan Tidak Lolos Seleksi TWS, Ini Penjelasan Ketua KPK
"Nanti ada tim kuasa hukum dari Koalisi Sipil (Koalisi Masyarakat Sipil) yang ingin melihat itu, karena agak lucu juga, SK-nya kan SK pemberitahuan hasil asesmen, tapi kok di dalamnya menyebut menyerahkan tugas dan tanggung jawab," kata Novel.
Diketahui nama Novel masuk dalam daftar 75 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) yang menjadi acuan peralihan status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).
Tes tersebut sempat mendapat sejumlah penolakan dari sejumlah kalangan, lantaran isinya menanyakan sejumlah pertanyaan yang tidak substansial terhadap kerja-kerja pemberantasan korupsi.
Baca juga: Tadinya Sehat dan Bugar, Trio Fauqi Meninggal Sehari setelah Menerima Vaksin AstraZeneca
"Maka sikap kami jelas: kami akan melawan!" Novel menegaskan.
Seperti diketahui, penonaktifan Novel Baswedan dan 74 pegawai KPK lainnya tertuang dalam surat yang diterima pada Selasa (11/5/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/direktur-eksekutif-energy-watch-indonesia-ferdinand-hutahean34.jpg)