Breaking News:

Sidang John Kei

Daniel Dituntut 18 Tahun Penjara, Pendukung John Kei Ngamuk Hingga Diusir Polisi dari Ruang Sidang

Daniel Farfar Dituntut 18 Tahun Penjara, Pendukung John Kei Ngamuk. Tunjuk dan Umpat JPU hingga Dilerai dan Diusir Polisi Keluar Ruang Sidang

Warta Kota
Kuasa hukum melayangkan keberatan atas dakwaan yang dilayangkan JPU terhadap Daniel Farfar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Palmerah, Jakarta Barat pada Selasa (11/5/2021). Daniel Farfaryang diketahui merupakan Kuasa hukum John Kei itu didakwa terlibat dalam pembunuhan anak buah Nus Kei di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan dituntut 18 tahun penjara. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Daniel Farfar, Kuasa hukum John Kei yang didakwa terlibat dalam pembunuhan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dituntut 18 tahun penjara.

Tuntutan itu pun memicu kegaduhan hingga akhirnya sidang diskors Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) pada Selasa (11/5/2021).

Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Daniel Farfar bersalah dan terbukti melakukan perencanaan secara bersama-sama hingga hilangkan nyawa orang.

Maka dari itu Daniel Farfar dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pidana primer Pasal 340 KUHP junto pasal 55 ayat 1 junto Pasal 55 ayat 2 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan pasal lain mengikuti.

Maka dari itu atas perbuatannya Daniel Farfar dituntut oleh JPU dengan hukuman 18 tahun penjara.

Baca juga: Beragendakan Tuntutan, Sidang John Kei Kini Dijaga Ketat Polisi dengan Senapan Berlaras Panjang

"Maka diajukan pidana kepada Daniel Farfar 18 tahun penjara," ujar JPU dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Selasa (11/5/2021).

Usai tuntutan itu, majelis hakim menskors persidangan. Sebelum diskors, majelis mempersilakan Daniel Farfar untuk memberikan pledoi atau pembelaan pada Senin (17/5/2021) mendatang.

Setelah majelis membubarkan diri, persidangan pun mulai riuh.

Para pendukung John Kei geram kepada JPU yang dianggap tidak adil.

"Eee bagaimana ini jaksanya tidak adil woy," bentak para pendukung John Kei.

Baca juga: Kisah Anak Durhaka, Dorong Ibunya Hingga Jatuh Terduduk, Anak Perempuan: Makanya Aku Dibolehin Main!

Aparat kepolisian pun langsung meringsek masuk ke persidangan membubarkan penonton sidang.

Sambil berlalu, para peserta sidang tetap marah-marah ke luar ruang persidangan.

Selain di tribun persidangan, keributan juga terjadi di meja kuasa hukum. Beberapa kuasa hukum tidak terima dengan tuntutan tersebut.

"Jaksa zalim. Sekalian saja dihukum mati terdakwa. Terdakwa itu punya anak, kepala rumah tangga," ujar seorang kuasa hukum dengan nada tinggi.

Baca juga: Seringkali Kritisi Jokowi, Ini Postingan Terakhir Ustaz Tengku Zulkarnain Sebelum Meninggal Dunia

Diketahui sebelumnya Daniel Farfar didakwa pasal berlapis oleh JPU Kajaksaan Negeri Jakarta Barat.

Ia didakwa Pasal 340 KUHP junto pasal 55 ayat 1 junto Pasal 55 ayat 2 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Kemudian pada dakwaan kedua, Pasal 338 KUHP junto Pasal 55 ayat 1 junto Pasal 55 ayat 2 KUHP tentang pembunuhan.

Dakwaan ketiga, Pasal 170 ayat 2 KUHP junto Pasal 55 ayat 1 KUHP tentang pengeroyokan menyebabkan korban meninggal dunia.

Keempat, Pasal 351 ayat 2 KUHP junto Pasal 55 ayat 1 junto pasal 55 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan. Kelima, Pasal 2 ayat 1 UU darurat RI 1951 junto Pasal 55 ayat 1 KUHP tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam.

Namun demikian, dalam proses persidangan, Daniel menampik dakwaan JPU.

Ia menolak terkait dengan matinya anak buah Nus Kei di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Alibinya, Daniel mengaku hanya memberi kuasa kepada anak buahnya untuk menagih hutang Nus Kei sebesar Rp 2 Miliar kepada John Kei.

Ia menolak telah memerintahkan pembunuhan berencana atau penyerangan terhadap anak buah Nus Kei

Diramaikan Pendukung John Kei

Sidang kasus pembunuhan anak buah Nus Kei, yakni Yustus Corwing Rahakbau alias Erwin di Pengadilan Negeri Jakarta Barat memasuki agenda tuntutan.

Berbeda dengan sidang sebelumnya, sidang kali ini diramaikan sejumlah pendukung John Kei.

Mereka terlihat datang bersusulan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Selasa (11/5/2021) siang.

Guna meminimalisir adanya hal yang tidak diinginkan, pihak Kepolisian terlihat memperketat penjagaan.

Sejumlah anggota bersenapan laras panjang ditempatkan di sejumlah titik strategis Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Halaman
1234
Penulis: Desy Selviany
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved