Breaking News:

Munarman Ditangkap

Polisi Pastikan Bubuk Putih di Markas FPI Bahan Peledak, Aziz Yanuar: No Comment

Aziz juga enggan berkomentar terlebih dahulu terkait penggeledahan markas FPI.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Polri memastikan bubuk putih yang ditemukan di bekas markas Front Pembela Islam (FPI), Petamburan, Jakarta Pusat, usai penangkapan Munarman, bukan pembersih WC. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Mantan anggota kuasa hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar enggan berkomentar terkait pernyataan Polri yang memastikan bubuk putih yang disita dari markas FPI adalah bahan peledak.

Aziz sebelumnya menyebut bubuk putih yang disita itu merupakan pembersih toilet.

"No comment sementara," kata Aziz saat dikonfirmasi, Senin (3/5/2021).

Baca juga: BPIP: Buruh Bukan Sekadar Alat Produksi, tapi Pejuang dan Pelayan Kehidupan

Aziz juga enggan berkomentar terlebih dahulu terkait penggeledahan markas FPI.

Termasuk, kasus penangkapan mantan sekretaris umum FPI Munarman.

"No comment dulu, abang," ucapnya.

Baca juga: Di Peringatan May Day, Jokowi Disindir Ogah Temui Buruh tapi Hadiri Pernikahan Atta Halilintar-Aurel

Polri memang menemukan pembersih toilet saat menggeledah bekas markas Front Pembela Islam (FPI).

Namun, barang itu tak dijadikan barang bukti dalam kasus yang tengah diselidiki Polri.

"Pada saat ditemukan, di antaranya ada pembersih toilet."

Baca juga: Polisi Pastikan Bubuk Putih di Markas FPI Bahan Peledak TATP, Bukan Pembersih WC

"Jadi bukan semua barang tersebut pembersih toilet."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved