Breaking News:

Berita Nasional

3 Poin Menohok Benny K Harman Tanggapi Pernyataan Mahfud MD tentang Perilaku Koruptif

Tindakan korupsi, kata Mahfud, dibangun oleh proses-proses yang secara demokratis benar, tapi substansinya salah.

Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews.com
Benny K Harman 

Sementara itu, Benny K Harman mengambil beberapa poin terhadap pernyataan dari Mahfud MD tersebut.

Setidaknya ada tiga kesimpulan yang disampaikan politisi Demokrat tersebut.

Baca juga: Adukan Anies ke Mahfud MD, Isi Surat Ferdinand Jadi Bahan Tertawaan, Geisz Chalifah: Malu-maluin

"Mahfud Md minta masyarakat tak sepenuhnya kecewa ke Pemerintah yang koruptif. Pesan Mahfud ini bermakna: 1. Pemerintahan era Jokowi ini diakui korup; 2. Meski korup jangan kecewa karena banyak juga kemajuan yang dicapai; 3. Demi kemajuan boleh korupsi.#Liberte," tulis Benny K Harman di Twitter pribadinya, Minggu (2/5/2021)

Indeks persepsi korupsi Indonesia anjlok

Transparency International Indonesia (TII) merilis indeks persepsi korupsi (IPK) atau corruption perception index (CPI) Indonesia tahun 2020, Kamis (28/1/2021).

Manajer Riset TII Wawan Suyatmiko mengatakan, skor indeks persepsi korupsi Indonesia saat ini berada di angka 37 pada skala 0-100, demikian dikutip dari Kompas.com

Adapun skor 0 sangat korup dan skor 100 sangat bersih. "CPI Indonesia tahun 2020 ini kita berada pada skor 37 dengan ranking 102 dan skor ini turun 3 poin dari tahun 2019 lalu," kata Wawan dalam konferensi pers melalui akun Facebook TII

Wawan mengatakan, turunnya angka IPK tersebut juga membuat posisi Indonesia melorot menjadi peringkat 102 dari 180 negara yang dinilai IPK-nya.

Sebelumnya, Indonesia berada di posisi 85.  "Jika tahun 2019 lalu kita berada pada skor 40 dan ranking 85, ini 2020 kita berada di skor 37 dan ranking 102. Negara yang mempunyai skor dan ranking sama dengan Indonesia adalah Gambia," ujar Wawan.

Jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara, IPK Indonesia berada di peringkat lima di bawah Singapura (85), Brunei Darussalam (60), Malaysia (51), dan Timor Leste (40).

Wawan mengatakan, dari 9 sumber data yang digunakan untuk mengukur IPK tahun 2020, ada lima sumber data yang skornya turun dibandingkan tahun 2016.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved