Breaking News:

Berita Jakarta

Pengemis Musiman Mulai Berkeliaran Menjelang Lebaran, Sudin Sosial Jakarta Pusat Tangani 445 PMKS

Sebanyak 445 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dijangkau selama bulan April 2021 hingga ramadan bulan ini.

istimewa
Sejumlah petugas Kecamatan Gambir tengah menggelar razia PMKS di kawasan Monas. (Dok. Pemkot Jakarta Pusat) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Menjelang Lembaran, pengemis musiman mulai berkeliaran di jalan-jalan Jakarta.

Sudin Sosial Jakarta Pusat sendiri selama bulan April 2021 sudah menangani 445 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Mereka yang dijangkau petugas mendapatkan pembinaan di panti sosial.

Baca juga: Satpol PP Jakarta Utara Razia PMKS, Belasan Pak Ogah Terciduk

Kepala Sudin Sosial Jakarta Pusat Ngapuli Perangin Angin yang ditemui Rabu (28/4/2021) mengatakan, penjangkauan dilakukan bersama Satpol PP Jakarta Pusat. 

Hal ini untuk mengantisipasi adanya PMKS yang memanfaatkan Bulan Ramadan untuk mengemis.

Langkah antisipasi terhadap pengemis musiman ini sudah dilakukan sebelum Bulan Ramadan tiba.

Baca juga: Satpol PP Jakarta Timur Petakan Lokasi Rawan PMKS Jelang Bulan Ramadan

"Ya kita  ada operasi asih asuh yang digelar bersama Satpol PP sejak awal April berhasil menjaring ratusan PMKS. Mereka dibawa ke panti, nanti di bina," kata Ngapuli.

Menurut Ngapuli, ratusan PMKS yang terjaring di antaranya pemulung, pengamen, lansia terlantar, manusia silver, pengamen, badut, pengemis, gelandangan, gelandangan serta pengemis dan sebagainya. 

Ngapuli mengatakan, ratusan PMKS yang terjaring Operasi Asih Asuh terlebih dahulu dibawa ke GOR Tanah Abang untuk melakukan rapid antigen sebelum dibina di Panti Sosial Kedoya.

Baca juga: Satpol PP Jakarta Pusat Bawa 70 PMKS ke Panti Sosial saat Operasi Asih Asuh

"Jadi mereka kan dibina. PMKS yang tidak memiliki keterampilan akan mengikuti pembinaan melalui panti sosial milik Pemprov DKI di Serpong dan Balaraja," katanya.

Biasanya, para PMKS yang dijangkau, ada yang dijemput kembali oleh pihak keluarga setelah diserahkan ke panti sosial Kedoya.

Mereka pun juga diwajibkan untuk membuat surat pernyataan agar tidak kembali lagi ke jalan.

Baca juga: Marak PMKS, Satpol PP Jakarta Barat Jaring Pak Ogah di Sepanjang Jalan Daan Mogot

"Proses pemulangan PMKS yang dijemput kembali pihak keluarga dari Panti disertai surat pernyataan tidak akan kembali ke jalan. Sebab pembinaan utama dari keluarga bukan melalui panti sosial," ucapnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved