Selasa, 21 April 2026

VIDEO Hindari Penyekatan Larngan Mudik, Warga Pilih Mudik Lebih Awal

Warga mulai melakukan perjalanan mudik ke sejumlah daerah menggunakan kendaraan roda dua. Terlihat dari barang bawaan yang ada di atas motor.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Murtopo
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Bulan puasa Ramadan 1442 Hijriah/2021 baru menginjak hari ke delapan tapi banyak masyarakat mulai memilih melakukan mudik lebih awal untuk menghindari penyekatan larangan mudik oleh pemerintah. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI--- Delapan hari menjalankan ibadah puasa Ramadan 1442 Hijriah/2021, banyak masyarakat sudah mudik lebih awal.

Terpantau, di wilayah perbatasan Kabupaten Bekasi tepatnya di Jalur Pantura Kecamatan Kedung Waringin, dan di perempatan Sentra Grosir Cikarang (SGC), Kecamatan Cikarang Utara, banyak warga sudah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal, Selasa (20/4/2021).

Pengamatan Wartakotalive.com, warga mulai melakukan perjalanan mudik ke sejumlah daerah menggunakan kendaraan roda dua. Terlihat dari barang bawaan yang ada di atas motor.

Walaupun arus lalu lintas sendiri masih didominasi oleh pemotor lokal.

Baca juga: Kasus Covid Turun di Angka 20 Per Hari, Wali Kota Tangerang Minta Warga dan ASN Jangan Mudik Dulu

Baca juga: Pemudik Curi Start Mulai Melintasi Jalur Pantura Bekasi pada Hari ke-8 Puasa Ramadan

Menurut Wandi (27) salah satu pemudik yang akan mudik ke salah satu kota di Jawa Tengah bersama Istri, mengaku memilih mudik karena sudah hampir dua tahun tidak mudik ke kampung halaman.

Ia juga memilih mudik lebih awal untuk menghindari larangan mudik pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

"Ini mau mudik, kalau saya harus mudik soalnya dua tahun engga mudik mas" ujarnya.

Baca juga: Jelang Larangan Mudik, Sejumlah PO Bus di Ciputat Kompak Naikkan Tarif

Baca juga: Mudik Lebaran Dilarang, Dishub DKI Jakarta Masih Menunggu Keputusan Kemenhub RI Soal Penggunaan SIKM

Ia juga tidak merasa khawatir akan penyebaran virus corona akibat dari perjalanan mudik yang dilakukan lebih awal tersebut.

Selain itu, Rudi (39) warga DKI Jakarta, mengaku mudik lebih awal karena ingin  merasakan lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Rudi pulang bersama sepupunya ke wilayah Tasikmalaya menggunakan sepeda motor.

"Tahun 2019 engga ke kampung karena ada kerjaan, 2020 karena corona. Masa iya tahun ini engga lebaran di kampung lagi," ungkap dia.

Baca juga: Menteri Agama: Mudik Hukumnya Sunah, Jaga Kesehatan Wajib

Rudi sehari-hari berjualan batagor di kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur. Dia terpaksa tutup lebih awal berdagangnya dan lebih memilih mudik lebih awal.

"Dagang saya tutup aja, engga jualan. Mau pulang kampung lebaran di kampung," ucapnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna, mengatakan terkait adanya warga yang mudik lebih awal, pihaknya tak bisa mencegahnya.

Akan tetapi, sangat dihimbau agar masyarakat tidak curi start mudik.

Baca juga: Kampanyekan Larangan Mudik Lebaran, Sandiaga Uno Ajak Musisi-Seniman & Budayawan Jadi Agen Perubahan

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved