Breaking News:

Kesehatan

Protein Hewani dan 9 Asam Amino Esensial Cegah Stunting pada Anak-anak

Anak kondisi stunting dapat mengalami gangguan kognitif, penurunan sistem imun, serta obesitas dan hipertensi saat dewasa.

The Telegraph
Ilustrasi anak-anak mengalami stunting atau tubuh pendek. 

Hal itu berhubungan dengan pertumbuhan otak yang pesat pada 1.000 hari pertama kehidupan anak.

Sementara pertumbuhan otak sifatnya irreversible atau tidak bisa diperbaiki lagi bila terjadi kerusakan.

Stunting adalah perawakan pendek yang disebabkan kekurangan gizi jangka panjang.

Penyebab kekurangan gizi kronik karena asupan nutrisi tidak optimal dan kebutuhan nutrisi meningkat akibat penyakit.

Baca juga: Ajak Mahasiswa Atasi Masalah Stunting, Kemendikbud: Belajar Bukan Hanya di Kampus

Baca juga: Wapres Maruf Amin : Jumlah Balita Stunting Masih Tinggi, 2024 Harus Turun Jadi 14 Persen

Menurut Damayanti, anak stunting sudah terlambat untuk ditangani. 

Dia menjelaskan, 80 persen otak manusia terbentuk saat berusia  2 tahun.

"Bila diintervensi ketika lebih dari 2 tahun bisa naik, tapi tidak akan melewati teman-teman yang tidak stunting. Nanti akan bermasalah saat berebut sekolah dan kerja," ujar Damayanti.

Damayanti mengatakannya saat Media Scientific Session dan Product Launch Frisian Flag Primagro 1+  dan 3+, Untuk Dukung Potensi Tumbuh Kembang si Kecil, Kamis (15/4/2021).

Deteksi dini stunting

Pengukuran berat badan dan tinggi badan secara teratur jadi tatalaksana utama ntuk mengetahui gejala stunting.

Halaman
1234
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved