Stunting

Bappenas RI Sebut Kabupaten Tangerang Patut Menjadi Program Sampel Stunting PSN

Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Bappenas RI menyelenggarakan Rapat Evaluatif Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Stunting Tahun 2021.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Kementrian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI menyelenggarakan Rapat Evaluatif Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Stunting Tahun 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI menyelenggarakan Rapat Evaluatif Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Stunting Tahun 2021.

Kegiatan tersebut digelar di Lantai 2 Ruang Sinergi Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) baru-baru ini.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Kementrian Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, Bappeda, dan lintas sektor terkait dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Muhammad Zulfikar Arifi, kooordinasi Review DAK Stunting menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membahas sudah sejauh mana efektivitas intervensi stunting dari level desa hingga ke tingkat Rumah Tangga (RT).

Zulfikar menyebut dalam acara tersebut terdapat beberapa usulan.

Di antaranya adalah penyediaan tambahan makanan bergizi untuk ibu hamil, makanan untuk balita yang mengalami gizi buruk, dan penyedian akses sanitasi.

“Untuk usulan tersebut sebenarnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sudah menyiapkan,” ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Tetap Berkomitmen Menurunkan Angka Stunting, Meski Diterpa Pandemi Virus Corona

Baca juga: Komite III DPD RI Apresiasi NTT Berhasil Tekan Angka Stunting

Baca juga: ULAT Hongkong Dibuat Biskuit oleh Mahasiswa Universitas Brawijaya, Bisa Obati Stunting

“Namun, Pemkab Tangerang juga perlu menindaklanjuti usulan secara formal melalui sistem,” imbuhnya.

“Dan itu mungkin akan kami terus perhatikan selama data yang disajikan tepat dan lokasi yang diusulkan (Pemkab) sudah sesuai dengan yang direncanakan dalam aksi terkonvergensi stunting,” lanjut Zulfikar.

Zulfikar juga menambahkan, kegiatan stunting di daerah terutama dalam penyerapan anggaran stunting pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dapat dilaksanakan dan di pertanggung jawabkan.

Selain itu, dari hasil evaluasi Tim DAK Bappenas RI, Kabupaten Tangerang dinilai patut menjadi sample stunting Program Strategis Nasional (PSN) dengan lokus stuntingnya.

Plt Kepala Seksi Gizi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, dr. Sri Indriani menyatakan arah kebijakan DAK Fisik Penugasan Subbidang Keluarga Berencana (KB) & Kesehatan Reproduksi (KR) dan BOKB Tahun Anggaran 2021 terkait upaya mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI) dan pencegahan stunting melalui penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan penguatan pengasuhan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

ILUSTRASI stunting.
ILUSTRASI stunting. (ISTIMEWA)
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved