Hari Raya Idul Fitri

Ingatkan Jangan Mudik Sebelum 6 Mei, Doni Monardo: Kita Tak Ingin Silaturahmi Berakhir Tragis

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo kembali meminta masyarakat tidak mudik pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews/Dany Permana
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo kembali meminta masyarakat tidak mudik pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo kembali meminta masyarakat tidak mudik pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Menurutnya, pandemi Covid-19 belum berakhir, dan potensi penularan dari mobilitas manusia pada hari raya dan libur nasional, sangat tinggi.

"Kita tidak ingin pertemuan silaturahmi berakhir dengan hal yang sangat tragis."

Baca juga: Rizieq Shihab Raih Gelar Phd dari USIM, Kuasa Hukum: Terima Kasih Polri

"Kehilangan orang-orang yang kita sayangi."

"Kehilangan orang-orang yang kita cintai."

"Jangan sampai terjadi," kata Doni melalui keterangan tertulis, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Tonjolkan Politik Identitas, PAN Ogah Ikut Wacana Poros Islam di Pemilu 2024

Meski pemerintah melarang aktivitas mudik pada 6-17 Mei 2021, Doni mengatakan bukan berarti sebelum atau sesudah waktu yang ditentukan, dibolehkan mudik.

Melalui pelarangan ini, masyarakat diminta betul-betul memahami konteks aturan pemerintah itu juga lebih kepada upaya pencegahan.

"Jadi kalau dilarang mudik, itu bukan berarti sebelum tanggal 6 bisa pulang kampung," tutur Doni.

Baca juga: Yusril Setuju Wacana Poros Islam di Pemilu 2024, PBB Bakal Aktif dalam Pertemuan Selanjutnya

Sekali lagi, Doni menegaskan adanya aturan pemerintah untuk melarang kegiatan mudik ini murni untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, yang berpotensi dibawa masyarakat dari satu daerah ke daerah lain.

"Mobilisasi orang dari suatu daerah ke daerah lain dalam jumlah yang besar itu sama dengan menimbulkan potensi, mengantarkan Covid-19 ke daerah yang landai," papar Doni.

Pelarangan mudik tertuang pada Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H, yang dikeluarkan pada 7 April 2021.

Baca juga: Mahal dan Tak Fleksibel, Epidemiolog Sebut Vaksin Nusantara Tak Cocok di Situasi Pandemi Covid-19

Melalui SE itu, Doni meminta agar masyarakat tidak keberatan.

Dalam hal ini aturan tersebut dikeluarkan semata-mata untuk mencegah terjadinya penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved