Breaking News:

Masih Ada Perusahaan yang Mencicil, Presiden KSPI Dorong Pemerintah Bentuk Satgas THR

Menurut Andi Gani, Satgas tersebut untuk mengawasi pemberian THR oleh perusahaan kepada karyawannya.

ISTIMEWA
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mendorong pemerintah membentuk Satgas THR. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menemui sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Andi mengatakan pertemuannya dengan para menteri membahas tentang pemberian tunjangan hari raya (THR), yang sampai sekarang masih menjadi polemik.

Pihaknya mendorong pemerintah membentuk Satgas THR.

Baca juga: Polisi Bolehkan Warga Mudik Lebaran Sebelum 6 Mei 2021, Setelah Itu Bangun 333 Titik Pos Penyekatan

"Semoga Menaker segera menerbitkan satgas THR yang juga diisi oleh buruh dan pengusaha, jadi ada keseimbangan," ujar Andi Gani.

Menurut Andi Gani, Satgas tersebut untuk mengawasi pemberian THR oleh perusahaan kepada karyawannya.

Karena menurut dia, masih ada perusahaan yang tidak membayarkan THR, meskipun telah diwajibkan pemerintah.

Baca juga: DPC Bakal Rapat Akbar Desak MLB PKB, Yenny Wahid dan Menteri Agama Digadang Jadi Pengganti Cak Imin

"Yang penting yang terbaik adalah pengawasan ada dan melekat," kata dia.

Andi meminta pemerintah memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang tidak patuh membayarkan THR sesuai ketentuan.

Karena menurut dia, apabila tidak ada sanksi tegas, maka akan banyak perusahaan yang tidak membayarkan THR.

Baca juga: SEJARAH Logo Partai Demokrat: Ide dari SBY, Cari Bahan Warna Biru Pasukan PBB di Tanah Abang

"Diberikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan yang memang tidak memberikan THR secara utuh, dan juga memberikan THR yang dari tahun 2020, bahkan ada perusahaan yang masih mencicil sampai hari ini," paparnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved