Breaking News:

THR Lebaran

Kadin Kota Tangsel Minta Pengusaha Perhatikan Pembayaran THR Sesuai Aturan Kemenaker Jelang Lebaran

Wakil Ketua Kadin Kota Tangsel Bidang Hukum dan Perpajakan, Arsa Wardana mendorong para perusahaan dapat menyesuaikan pembayaran THR.

Kompas.com
Ilustrasi uang rupiah. Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Tangerang Selatan (Kadin Kota Tangsel) Bidang Hukum dan Perpajakan, Arsa Wardana mendorong para perusahaan dapat menyesuaikan pembayaran tunjangan hari raya (THR). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Tangerang Selatan (Kadin Kota Tangsel) Bidang Hukum dan Perpajakan, Arsa Wardana, mendorong para perusahaan dapat menyesuaikan pembayaran tunjangan hari raya (THR). 

Hali itu menyesuaikan aturan pemberian THR bagi pekerja dan buruh sesuai Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui Surat Edaran Nomor M/6/HK.04/IV/2021. 

Baca juga: Disnaker Kota Tangsel Minta Perusahaan Laporkan Kemampuan Pembayaran THR H-10 Hari Raya Idul Fitri

Baca juga: Disnaker Kota Tangsel Buka Pengaduan Terhadap Karyawan atau Buruh yang Tak Dapat THR

"Pada prinsipnya kalau perusahaan ini berjalan dengan baik, itu diwajibkan. Tapi di Tangsel ini kan perusahaan kita itu banyak bergerak di bidang jasa, yang mana hampir 80 persen terkena dampak covid-19," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Rabu (14/4/2021).

Arsa menuturkan, hingga saat ini pihaknya mencatat sebesar 20 persen bidang usaha di Kota Tangsel masih beroperasi di tengah pandemi covid-19 yang melanda. 

Menurutnya, 20 persen bidang usaha tersebut tercatat mampu membayar THR kepada para karyawannya. 

Kendati mampu membayar THR bagi karyawannya, pihaknya meminta bidang usaha tersebut mampu memberikan secara utuh sesuai dengan aturan yang ada. 

Baca juga: HARUS Bayar Gaji dan THR Karyawan, PO Shantika Jepara Prediksi Akan Alami Kerugian Miliaran Rupiah

Baca juga: Bank Indonesia Dorong UPK Rp 75 Ribu Jadi Angpao THR Lebaran, Jangan Cuma Jadi Koleksi

"Sebetulnya sih kita sama-sama bijak menyikapi karena situasi pandemi kan bukan maunya kita, tapi sudah tercipta oleh alam. Jadi baik pekerja maupun pengusaha ya sama-sama bisa menimbang rasa lah sama-sama hadapi covid," kata Arsa. 

"Dan kami minta kawan-kawan yang masih beroperasi dengan baik wajib memberikan THR satu bulan gaji lah, minim-minimnya 2/3 lah," sambungnya.

Penulis: Rizki Amana
Editor: Valentino Verry
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved