Warta Ekonomi
Sri Mulyani Sebut Ada Dua Daerah Jadi Piloting Industri Halal, Dimana Saja?
Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah berkomitmen mendukung, memfasilitasi, dan memperkuat ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Kementerian Keuangan menyatakan, pemerintah telah membuka dua daerah industri halal yang menjadi piloting yaitu Modern Cikande Industrial Estate di Serang dan Safe n Lock Halal Industrial Park di Sidoarjo.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dua daerah industri tersebut akan menghasilkan barang-barang halal tidak hanya untuk kebutuhan dalam negeri melainkan juga ekspor.
“Permintaan ekspor barang-barang halal seperti makanan dan minuman itu sangat besar. Karena itu, kita perlu untuk mendukung langkah-langkah pembangunan industri dengan sistem jaminan produk halal yang baik, juga tata kelola dari ekspor produk halal,” ujarnya dalam acara "Economic Challenges Spesial Ramadan", Selasa malam (13/04/2021).
• Sri Mulyani: Ekonomi Syariah Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
• IHLC dan Sucofindo Bangun Ekosistem Industri Halal, Harapan Jadi Produsen Terbesar Produk Halal
Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah berkomitmen mendukung, memfasilitasi, dan memperkuat ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.
Hal ini sesuai dengan masterplan ekonomi dan keuangan syariah 2019 hingga 2024 yaitu mewujudkan Indonesia yang mandiri, makmur, dan madani dengan menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka dunia.
Pemerintah, lanjutnya, menyusun strategi agar pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah mendukung pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional.
Baca juga: IHSG Diperkirakan Berbalik Arah Menguat, Cermati Saham-saham Ini
Baca juga: Ketua Satgas Covid-19 IDI Ragukan Vaksin Nusantara Gagasan dokter Terawan, Ini Penyebabnya
“Industri halal menjadi salah satu bentuk yang sangat penting dalam pandemi Covid-19. Ini karena industri halal terutama makanan dan minuman, farmasi, dan kosmetik merupakan backbone yang masih memiliki kegiatan cukup tinggi dalam kondisi Covid-19,” pungkas Sri Mulyani.
Stafsus Jokowi kunjungi Industri halal
taf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia Dr Lukmanul Hakim mendorong pengembangan ekosistem produk halal secara terintegrasi dari hulu ke hilir.
Dalam implementasikan produsen produk halal harus menggandeng sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan Pertanian dalam rantai pasok (supply chain) industri halal.
“Kawasan Industri Halal diharapkan memfasilitasi kolaborasi produsen produk halal dengan UMKM sekitar sehingga memberikan dampak sosial dan ekonomi besar kepada masyarakat,”ungkap Stafsus Wapres Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim saat berkunjung ke Modern Halal Valley, kawasan industri halal di Cikande, Serang, Provinsi Banten, Kamis (8/4/2021).
Ia didampingi Asisten Stafsus Wapres Guntur Subagja Mahardika dan Dhika Yudistira.
Baca juga: Modern Halal Valley, Cluster Halal Terbesar Pertama di Indonesia
Baca juga: Hanya Jadi Lintasan, Pemkot Bekasi Tidak Berlakukan Surat SIKM
Hadir juga para pejabat dari Dinas terlait Kabupaten Serang.
Lukmanul Hakim menyebutkan sektor UMKM, khususnya sektor pertanian, perikanan dan peternakan, merupakan sektor yang tumbuh tinggi di saat pandemi covid-19.
Sektor ini juga merupakan sektor usaha yang digeluti mayoritas penduduk Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sesat_20180821_015401.jpg)