Selasa, 5 Mei 2026

QRIS

QRIS Segera Bisa Digunakan di Korea Selatan, Integrasi dan Kolaborasi Pembayaran Digital

ekspansi ini mencerminkan komitmen regulator dalam memperkuat interoperabilitas sistem pembayaran di tingkat regional.

Tayang:
Editor: Ahmad Sabran
Hand Over
QRIS - Azis Sidqi, Business and Marketing Director Finpay dalam forum bertema “From Seamless Solutions to Stronger Ecosystems: Advancing Digital Payments”, di Jakarta, Kamis (16/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Penggunaan QRIS makin meningkat baik domestik maupun lintas negara, regulator dan pelaku industri sepakat bahwa kunci pertumbuhan berikutnya terletak pada sinergi, pengelolaan risiko.
  • Sistem pembayaran digital di Indonesia inimenunjukkan arah baru.
  • Korea Selatan menjadi target negara selanjutnya untuk penggunaan QRIS

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Transformasi sistem pembayaran digital di Indonesia terus meningkat, bukan hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri.

Pembayaran sistem QRIS tak lagi sekadar berfokus pada kemudahan transaksi, industri kini bergerak menuju penguatan ekosistem yang terintegrasi, kolaboratif, dan berdaya tahan tinggi.

AFTECH  (Asosiasi Fintech Indonesia) bersama Finpay (Finnet Indonesia) mengadakan forum strategis untuk mempertemukan regulator, pelaku industri, dan pemangku kepentingan bertema “From Seamless Solutions to Stronger Ecosystems: Advancing Digital Payments”, di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Dalam acara tersebut, Wakil Ketua Umum II Asosiasi Fintech Indonesia, Budi Gandasoebrata, menilai perkembangan pembayaran digital telah memasuki fase yang lebih matang. Jika sebelumnya fokus pada akses dan kemudahan, kini industri mulai bergeser ke integrasi layanan dan penguatan kualitas ekosistem.

“Pembayaran digital tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi enabler utama bagi berbagai layanan lain, termasuk pembiayaan dan asuransi digital,” ujar Budi.

Baca juga: Terpukul setelah Cerai dengan Rully Anggi Akbar, Boiyen Akui Kehilangan Semangat untuk Bekerja Lagi

 Ia menambahkan, kebutuhan pelaku industri saat ini tidak hanya pada solusi yang cepat dan seamless, tetapi juga yang andal, aman, serta mampu mendukung kolaborasi lintas sektor.

Budi juga menyoroti langkah Bank Indonesia yang memperluas implementasi QRIS lintas negara, termasuk kerja sama terbaru dengan Korea Selatan.

Menurutnya, ekspansi ini mencerminkan komitmen regulator dalam memperkuat interoperabilitas sistem pembayaran sekaligus mendorong adopsi digital di tingkat regional.

“Ke depan, masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri seperti Korea Selatan dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Ini bukti bahwa sistem kita semakin terhubung secara global,” jelasnya.

Dari sisi industri, Aziz Sidqi, Business & Marketing Director Finpay, melihat lonjakan adopsi QRIS sebagai fenomena yang mencerminkan perubahan perilaku masyarakat, khususnya generasi muda. Ia menyebut, pengguna QRIS telah menembus puluhan juta dan didominasi oleh generasi milenial serta Gen Z.

“Pembayaran digital sekarang bukan hanya alat transaksi, tapi sudah menjadi bagian dari digital lifestyle. Ke depan, QRIS berpotensi menjadi default payment, bukan sekadar alternatif,” ungkap Aziz. Ia menambahkan, pentingnya kolaborasi antara regulator, asosiasi, dan pelaku industri menjadi fondasi dalam membangun sistem keuangan yang kuat. 

Baca juga: Dunia Bernapas Lega! Selat Hormuz Dibuka, Trump Siap ke Pakistan Segel Damai Abadi dengan Iran

Sementara itu, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Ryan Rizaldy, memaparkan arah reformasi struktural yang tengah dijalankan regulator.

 Salah satu fokus utama adalah penataan akses kepesertaan melalui klasifikasi Penyelenggara Sistem Pembayaran (PSP) menjadi PSP Utama dan Non-Utama. “PSP Utama akan memiliki akses yang lebih luas terhadap infrastruktur sistem pembayaran, karena skala dan tingkat interkoneksinya yang tinggi,” jelas Ryan.

Dalam kesemptan yg sama, Apep M. K. Noormansyah, Direktur Teckhnology Product & Operation Finpay menyampaikan kesiapan teknologi Finpay dalam mendukung ekosistem yang handal. Finpay menerapkan konsep high availability untuk menjaga stabilitas layanan di Tengah ketergantungan transaksi digital. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved