Breaking News:

Piala Menpora 2021

Preview PSM Makassar vs Persija Jakarta: Waktu yang Tepat Bagi Macan Kemayoran Untuk Membalas Dendam

PSM Makassar tantang Persija Jakarta di leg pertama semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/4/2021), pukul

pssi.org
Logo Piala Menpora 2021 yang digelar 21 Maret sampai 25 April 2021 

"Kalau PSM Ketemu Persija artinya anak-anak ingin tampil baik, dan ngotot. Persija adalah tim yang sangat baik dan pemainnya berkualitas. Itu pula alasan pemain kami semangat menghadapi mereka," tutur Syamsuddin.

Syamsuddin sendiri memberi kode akan menurunkan Patrich Wanggai dalam laga leg pertama melawan Persija 

"Untuk wanggai, semoga dia prima dan bisa tampil besok," tambahnya

Butuh Mental Juara

Sementara itu, Pelatih Persija Jakarta, Sudirman, berujar bahwa mental pemain akan jadi kunci dalam pertandingan hidup dan mati ini.

Menurut Sudirman, dibutuhkan mental juara bagi timnya untuk menghadapi kolektivitas permainan tim PSM Makassar.

"Menurut saya, pertandingan lawan PSM adalah tentang bagaimana mental lebih berpengaruh untuk memenangi pertandingan," kata Sudirman dikutip dari persija.id.

"Oleh karena itu, kita sama-sama tahu dan pernah bertemu di babak grup lalu dan sekarang bertemu lagi di semifinal yang mana laga ini harus betul-betul dibutuhkan mental juara untuk bisa memenangi pertandingan,” ujar Sudirman.

Bagi Sudirman, kekuatan PSM Makassar ada pada kekompakan dan kemampuan merata di segala lini.

Gaya bermain dengan melakukan pressing ketat ke daerah pertahanan lawan jadi salah satu hal yang harus diwaspadai pada laga nanti.

“PSM adalah tim yang bagus dan kompak. Mereka adalah tim yang merata di segala posisi. Satu yang menjadi kelebihan mereka adalah fanatisme dalam bermain, mereka punya loyalitas dalam bermain, selalu berusaha untuk pressing lawan dengan ketat. Dan itu yang akan harus kita waspadai dan pemain-pemain saya harus bisa mengatasi hal tersebut,” tambahnya.

Meski begitu, Sudirman bersyukur bahwa timnya saat ini sudah kembali bisa memainkan para pemain inti yang sebelumnya sempat absen. Nama Otavio Dutra dan Novri Setiawan sudah kembali bergabung latihan bersama tim setelah menerima hukuman kartu. Selain itu, Yann Motta dan Alfath Faathier akan jadi tambahan kekuatan di lini belakang.

“Alhamdulillah Yann Motta sudah bisa bergabung walaupun saya masih melihat ada keragu-raguan darinya setiap melakukan perebutan bola. Tapi saya akan melihat di latihan terakhir nanti sampai sejauh mana perkembangan cederanya. Selain itu ada Alfath juga yang sudah gabung bersama kita, tapi masih harus kita lihat karena masih latihan terpisah dari tim untuk melihat seberapa jauh kondisi fisiknya,” tutup Sudirman.

Tanpa Motta dan Alfath

Jelang pertandingan itu, Macan Kemayoran terancam tidak diperkuat dua pemain bertahannya, yaitu Yann Motta dan Alfath Fathier.

Sudirman memberikan keterangan pers soal kedua benteng pertahanannya tersebut.

"Yann Motta sudah bergabung di dalam latihan, tetapi saya melihat masih ada keraguan dirinya dalam perebutan bola," kata Sudirman.

Baca juga: Sudirman Pelatih Persija Jakarta, Harus Punya Mental Juara Hadapi PSM Makassar di Babak Semifinal

Baca juga: Persija Jakarta Usung Misi Balas Dendam kepada PSM Makassar di Babak Semifinal Piala Menpora 2021

Baca juga: Sudirman Pelatih Persija Jakarta, Kita Akan Balas Kekalahan dari PSM Makassar di Laga Semifinal

Sudirman berujar bahwa dirinya masih ingin melihat perkembangan bek asal Brasil tersebut di latihan terakhir sebelum memutuskan apakah memainkannya atau tidak.

Sementara itu, Alfath sendiri telah bergabung dengan skuad Persija, meski masih berlatih sendiri.

"Saya belum lihat kondisi Alfath, dia masih menjalani latihan terpisah," ujar Sudirman.

Menghadapi PSM Makassar, Sudirman mengaku telah belajar dari hasil pertandingan di penyisihan Grup B pada 22 Maret 2021, dimana timnya takluk 0-2 dari tim berjuluk Juku Eja tersebut.

"Kami tidak boleh melakukan kesalahan yang sama. PSM adalah tim bagus dan kompak, serta punya pemain yang merata di setiap lini," terang Sudirman

"Kelebihan mereka adalah fanatisme bermain bola, loyalitas bermain, dan pressing ketat. Itu kami waspadai dan harus kami atasi di laga besok," tutupnya.

Optimistis

Meski demikian, Sudirman optimistis Persija bisa meraih hasil positif saat melawan PSM.

Dia mengatakan bahwa semua pemain tim Oranye telah siap membalaskan dendam kepada PSM Makassar.

Bagi Persija, laga besok merupakan pertemuan kedua, dimana pertemuan pertama terjadi saat babak penyisihan pada 22 Maret 2021.

Waktu itu, Persija takluk 0-2 atas PSM Makassar.

Kemenangan pun menjadi harga mati bagi Persija demi mimpi meraih trofi pertamanya di tahun 2021.

"Kami sudah pernah melawan mereka dan pemain sudah tau apa yang harus dilakukan. Kami harus bermain maksimal," kata Sudirman.

Baca juga: Persija Tim Kedua Melaju ke Babak Semifinal Piala Menpora 2021, Hadapi Kembali PSM Makassar

Baca juga: Bambang Pamungkas Ditugaskan Negosiasi Dengan Osvaldo Haay

Baca juga: Pemain Persija Evan Dimas, Osvaldo Haay Dan Braif Fatari Dipanggil TC Timnas Sepak Bola Sea Games

Sudirman mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak berbuat kesalahan yang sama seperti di babak penyisihan Maret lalu.

Selain itu, Sudirman menjelaskan evaluasi telah ia lakukan untuk pemainnya.

"PSM tim bagus dan kompak, mereka juga punya komposisi pemain yang merata. Kelebihan mereka adalah fanatisme bermain bola, loyalitas bermain, pressing ketat. Itu kami waspadai dan harus kami atasi di laga semifinal ini," jelas Sudirman.

Sementara itu, gelandang Persija Jakarta, Osvaldo Haay mewakili pemain Persija lainnya mengaku telah siap dan telah belajar dari kelakahan di babak penyisihan lalu.

"Kami sudah mendapatkan evaluasi. Seperti kata pelatih, kami tak boleh membuat kesalahan. Dan laga besok, kami telah siap," kata Osvaldo. 

Ada pun leg kedua semifinal Piala Menpora akan digelar 18 April mendatang.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved