Berita Nasional
Lewat Diskusi Virtual, Aliansi Cipayung Plus DKI Jakarta Serukan Lawan Radikalisme dan Terorisme
Lewat Diskusi Virtual, Aliansi Cipayung Plus DKI Jakarta Serukan Lawan Radikalisme dan Terorisme. Berikut Selengkapnya
Ia pun menantang Pemerintah, Polri & TNI untuk bersinergi serta berkolaborasi dengan mahasiswa terkhusus organisasi kepemudaan dalam rangka merumuskan metodologi yang tepat dan efektif guna membendung penyebaran paham radikalisme, terorisme dan intoleransi.
"Kami menantang Pemerintah, Polri & TNI serta pihak terkait untuk bersinergi dan berkolaborasi, merumuskan sebuah metodologi yang tepat dan efektif guna membendung penyebaran paham radikalisme, terorisme dan intoleransi," ujarnya.
Baca juga: Jokowi Kembali Berlakukan Larangan Mudik Lebaran, Terminal Bayangan Justru Marak di Jakarta Selatan
Sementara itu, Edgar Joshua Silalahi selaku Ketua Bakerda Gmni Jakarta menyampaikan tidak hanya pemahaman agama yang keliru, terorisme seringkali terjadi karena adanya kesenjangan secara ekonomi, sosial dan politik.
Oleh karena itu, dirinya meminta sejumlah faktor tersebut menjadi perhatian pemerintah.
"Selain karena faktor pemahaman akan ajaran agama yang keliru, terorisme juga bisa terjadi karena adanya kesenjangan ekonomi, sosial dan politik, sehingga kami rasa perlu untuk memperkuat peran elemen mahasiswa terkhusus Cipayung Plus guna memerangi bibit - bibit radikalisme dan terorisme," jelasnya.
Baca juga: Jadi Awal Kebangkitan Pariwisata Nasional, Sandiaga Uno Resmi Buka Ajang Pelatihan Usaha di Bali
Narasumber lainnya, Christo Maria Sultan selaku Ketua Umum PMKRI Jakarta Pusat, menyebutkan mahasiswa yang kerap kali disebut dengan agent of change, harus selalu terdepan dalam melawan upaya-upaya oknum atau pihak manapun yang mencoba memecah belah bangsa, termasuk tindakan terorisme yang sudah menjadi tantangan global.
Christo juga mengapresiasi Pemerintah melalui Kementerian Kominfo yang telah bergerak cepat dengan memblokir sejumlah situs yang memuat konten - konten radikalisme dan ajakan - ajakan terorisme.
"Kita perlu mewaspadai pola rekrutmen teroris yang berkembang melalui media sosial, untuk itu saya mengapresiasi gerak cepat Pemerintah melalui Kementerian Kominfo yang telah memblokir sejumlah situs yang memuat konten radikalisme dan ajakan terorisme," tegasnya.
Baca juga: Salat Isya Berjamaah di Lantai Delapan Hotel Marbella Anyer, Sandiaga Uno Mengaku Merinding
Terakhir Rivaldi selaku Ketua GPII Jakarta Selatan, menyampaikan bahwa terorisme yang terjadi di Indonesia bertujuan untuk menyebarkan ketakutan dan kekhawatiran kepada umat beragama, sehingga akan timbul rasa saling curiga yang berpotensi memecah belah bangsa.
Oleh karena itu, para pemuda katanya harus ambil peran dalam meminimalisir dan mencegah perilaku-perilaku intoleransi dan terorisme ini, selain itu perlu juga BPIP melakukan penguatan ideologi pancasila sampai pada tingkat sekolah.
Menutup acara diskusi virtual ini, Aliansi Cipayung Plus DKI Jakarta menyampaikan Seruan Kebangsaan yang berisi:
1. Mengutuk keras teror bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar dan aksi teror penembakan yang terjadi Mabes Polri, karena hal tersebut bertentangan dengan prinsip kemanusiaan dan ajaran agama manapun.
2. Mendorong dan Mendukung Pemerintah bersama Polri & TNI untuk memberikan rasa aman, nyaman dan damai kepada seluruh umat beragama di Indonesia.
3. Mendorong serta Mendukung Pemerintah bersama Polri & TNI untuk menindak tegas para pelaku terorisme yang berupaya merusak tenun kebangsaan dan persatuan bangsa.
4. Mendorong Pemerintah untuk memperkuat kurikulum pemahaman Ideologi Pancasila terhadap generasi muda sebagai upaya membendung ideologi radikalisme, sekularisme dan komunisme.
5. Mengajak seluruh umat beragama di Indonesia untuk terus bergandengan tangan, memperkokoh semangat persaudaraan dan toleransi dalam bingkai Pancasila dan NKRI.
6. Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia untuk tidak terprovokasi dengan adanya pemberitaan hoax dan mengajak Masyarakat Indonesia untuk tetap bersatu, mendukung Pemerintah RI, Polri dan TNI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aliansi-cipayung-plus-dki-jakarta-menggelar-diskusi-virtual.jpg)