Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Dishub Kota Depok akan Hentikan Layanan Bus AKAP dan AKDP untuk Mudik Lebaran 2021

Dinas Perhubungan (Dishub) akan menghentikan sementara layanan bus di Terminal Jatijajar, Tapos, Depok, terkait kebijakan larangan mudik lebaran.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
Warta Kota
Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat yang melarang pergerakan masyarakat keluar kota pada saat lebaran atau mudik, akan menghentikan sementara layanan bus di Terminal Jatijajar, Tapos, Depok. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat yang melarang pergerakan masyarakat keluar kota pada saat lebaran atau mudik, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menghentikan sementara layanan bus di Terminal Jatijajar, Tapos, Depok.

Layanan yang dihentikan yakni bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) mulai 6-17 Mei 2021.

"Ini merupakan hasil rapat dalam forum Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sebagai tindaklanjut dari kebijakan larangan mudik dari pemerintah pusat," ujar Kepala Dinas Perhubungan  Kota Depok, Dadang Wihana, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (3/4/2021).

Berdasarkan hal tersebut, Dadang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pergerakan atau kegiatan ke luar daerah sebelum dan sesudah tanggal tersebut.

Imbauan ini dilandasi dari pandemi Covid-19 yang belum juga usai.

Baca juga: Draft Aturan Transportasi Mudik Lebaran 2021 Selesai, Tinggal Tunggu SE Gugus Tugas Covid-19

Baca juga: Direstui Menko PMK, Harapan Sandi Buka Objek Wisata Lokal Selama Larangan Mudik Lebaran Terwujud

Baca juga: Bukan Keputusan Mudah, Pemerintah Takut Angka Kematian Naik Jika Mudik Lebaran Tak Dilarang

Baca juga: Dukung Larangan Mudik Lebaran, Wagub DKI: Tempat Terbaik Adalah di Rumah Bersama Keluarga

Namun begitu, Dadang mengaku layanan bus AKAP dan AKDP tetap tersedia bagi penumpang yang terpaksa harus bepergian ke luar daerah lantaran terdesak.

Akan tetapi, layanan di kedua bus tersebut hanya ada di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur.

“Layanan di Terminal Pulo Gebang bisa digunakan jika ada kebutuhan yang benar-benar mendesak. Misalnya ada keluarga yang wafat atau keperluan mendesak lainnya,” katanya.  

Dadang menambahkan, pihaknya kini masih menunggu aturan secara teknis dari pemerintah pusat. Termasuk pengaturan adanya penyekatan atau cek poin. 

“Saya berharap warga Depok bisa memaklumi kondisi ini. Sebab ini demi kebaikan bersama dalam mengendalikan penularan Covid-19,” ujarnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved