Kamis, 16 April 2026

Kriminalitas

Pengemudi Pemburu Solar Subsidi Ditangkap, Polisi Amankan 28 Barcode Khusus dan 16 Pelat Palsu

Polisi mengamankan 28 barcode khusus penerima solar subsidi serta 16 pelat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) palsu.

Istimewa/Dokumentasi PJR Tol Jagorawi
PEMBURU SOLAR SUBSIDI DITANGKAP - Pengemudi Toyota Fortuner berinisial DP (23/tengah kaos putih) ditangkap polisi setelah diketahui mengisi solar subsidi menggunakan mobil Fortuner. Setiap kali beraksi, DP mengaku dibekali uang Rp 3 juta oleh atasannya, lalu berganti pelat nomor di tempat gelap dan menyiapkan barcode sebelum masuk SPBU. Temuan itu diungkap Kepala Induk Patroli Jalan Raya (Kainduk PJR) Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jaluli saat mengonfirmasi penangkapan DP di Rest Area KM 21.B Tol Jagorawi, Minggu (4/1/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Pelaku mengaku dibekali uang Rp 3 juta oleh atasannya, lalu berganti pelat nomor di tempat gelap dan menyiapkan barcode sebelum masuk SPBU
  • Polisi mengamankan 28 barcode khusus penerima solar subsidi serta 16 pelat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) palsu
  • Pelaku sengaja memilih lokasi gelap untuk mengganti identitas kendaraan agar tidak terdeteksi

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengemudi Toyota Fortuner berinisial DP (23) mengaku rutin mengisi solar subsidi sebagai bagian dari pekerjaannya.

Setiap kali beraksi, DP mengaku dibekali uang Rp 3 juta oleh atasannya, lalu berganti pelat nomor di tempat gelap dan menyiapkan barcode sebelum masuk SPBU.

Temuan itu diungkap Kepala Induk Patroli Jalan Raya (Kainduk PJR) Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jaluli saat mengonfirmasi penangkapan DP di Rest Area KM 21.B Tol Jagorawi, Minggu (4/1/2026) malam.

Baca juga: Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria Bawa Solar Subsidi Ditangkap di Rest Area KM 21B Tol Jagorawi Bogor

"Dia (DP) sudah sering begitu, memang pekerjaannya, dikasih Rp 3 juta sama atasannya, buat isi bensin," kata Ahmad Jaluli, Senin (5/1/2026).

"Setiap mau sampai ke SPBU, dia berhenti di tempat gelap dulu buat ganti plat nomor dan siapin barcode," lanjutnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan 28 barcode khusus penerima solar subsidi serta 16 pelat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) palsu dari dalam mobil pelaku.

Menurut Ahmad Jaluli, pelat palsu itu digunakan DP saat menyasar SPBU di Sukabumi, Jawa Barat.

Baca juga: Tidak Hanya Oknum Prajurit TNI AL, Penganiayaan Maut di Tapos Depok Diduga Melibatkan Warga Sipil

Pelaku sengaja memilih lokasi gelap untuk mengganti identitas kendaraan agar tidak terdeteksi.

Selain uang operasional, DP juga mengaku seluruh barcode dan pelat palsu diperoleh dari bosnya.

Saat ini Polres Metro Depok masih mengembangkan kasus tersebut, termasuk menelusuri asal-usul barcode yang digunakan.

 

Sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved