Kamis, 16 April 2026

Kesehatan

Keharmonisan Keluarga Kunci Hadapi Stres dan Kecemasan Ibu saat Pandemi Covid-19

Studi dari UN Women menyatakan, 57 persen wanita mengalami peningkatan stres dan kecemasan saat pandemi virus corona.

Penulis: LilisSetyaningsih |
Fortune
Ilustrasi ibu bekerja di rumah sambil mengasuh anak. Saat pandemi virus corona, peran ibu di rumah menjadi semakin banyak. Akibatnya, banyak ibu di rumah mengalami stres. 

Kimberly mengatakannya saat acara #MYBABYMomversity2021 dengan tema Smart Parenting in Uncertain World, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Agar Tidak Stres, Investasi Saham Harus Pakai Dana Dingin

Meski begitu, dukungan orang-orang terdekat dan belajar menerima situasi melalui pola pikir yang positif, membuat dia dan keluarganya bisa melewati kesulitan secara muda.

Ahli gizi Alvin Hartanto mengatakan, selain bahagia, untuk menjadi tangguh saat pandemi Covid-19 berkepanjangan ini, ibu dan keluarga harus terjaga kesehatannya. 

Menjaga kesehatan mulai dari dalam, seperti memastikan kebutuhan harian nutrisi tubuh amat penting.

Ada tiga faktor utama yang perlu diperhatikan untuk memenuhi gizi seimbang yaitu kenali kondisi tubuh.

Pahami kandungan gizi dari asupan makanan yang dikonsumsi dan penerapan pola makan tepat.

Makanan sehat tidak harus mahal dan melewati proses pengolahan rumit.

Nutrisi, vitamin, dan mineral tepat bisa didapatkan dari bahan makanan sederhana yang diolah dengan cara dan takaran tepat.

Menerapkan pola makan sesuai  kebutuhan diperlukan sehingga tidak menimbulkan risiko dan berbahaya bagi tubuh.

Selain kesehatan, masalah keuangan saat masa pandemi merupakan tantangan yang harus dihadapi ibu sebagai pengelola keuangan keluarga. 

Baca juga: Peran Ganda Ibu saat Pandemi Virus Corona Bisa Picu Burnout Stres Tingkat 2, Begini Cara Mengatasi

Prita Ghozie-perencana keuangan-mengatakan, saat situasi ekonomi tak menentu, masyarakat harus mengetahui bagaimana cara bertahan.

Ibu tetap harus bisa berkarya dan tahu cara menghasilkan uang dengan menggali kemampuan yang dimiliki.

Seperti memasak dan menjualnya dengan memanfaatkan media sosial.

Setelah itu, ibu bisa melakukan perencanaan anggaran untuk keluarga, penyesuaian gaya hidup dan menjaga pos-pos pengeluaran berdasarkan skala prioritas.

Jika masih ada dana tersisa, maka sebaiknya sebagian disisihkan sebagai tambahan dana darurat dan dana kesehatan.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved