Senin, 27 April 2026

Berita Bekasi

Rebutan Cewek, Dua Pria Terlibat Duel Maut, Satunya Terkapar Pingsan Dihantam Knalpot

Setelah beradu mulut, tersangka semakin emosi hingga memukul kepala ST menggunakan knalpot yang sebelumnya dibawa dari rumah.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Feryanto Hadi
Cinema Blend
Ilustrasi perkelahian. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Seorang pria berinisial ST (20) pingsan setelah kepalanya dihantam knalpot yang dihujamkan oleh tersangka berinisial AR (22).

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan kedua berselisih di parkiran supermarket, Jalan Jatirahayu, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (16/3/2021) lalu.

"Kejadian dilaporkan oleh ayah korban ke Mapolsek Pondok Gede, kemudian kami melakukan penelusuran," kata Erna saat dikonfirmasi, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Sudah Divaksin tapi Masih Bisa Terpapar Covid-19, Dezy Syukrawati: Bukan Salah Vaksinnya

Baca juga: Cuitan Elon Musk Tentang Alien Bikin Geger dan Menjadi Perdebatan Seru

Ada pun permasalahan yang memicu perkelahian didasari karena keduanya terlibat hubungan asmara dengan seorang wanita yang sama.

Alhasil, tersangka yang merasa lebih dulu mengenal dan menjalin hubungan dengan wanita tersebut, gelap mata hingga menyambangi lokasi tempat korban bekerja.

"Korban yang bekerja di supermarket didatangi oleh tersangka, di sana keduanya sempat adu mulut terlebih dahulu," terang Erna.

Pernah Digosipkan Ngamar Bareng, Liza Aditya Mendadak Galau Jelang Pernikahan Atta Halilintar-Aurel

Setelah beradu mulut, tersangka semakin emosi hingga memukul kepala ST menggunakan knalpot yang sebelumnya dibawa dari rumah.

"Korban dipukul di bagian kepala hingga terjatuh tidak sadarkan diri, setelah itu tersangka kabur dan berhasil diamankan di kediamannya," tegasnya.

AR kini mendekam di tahanan Polsek Pondokgede, dia dijerat Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara.

Baca juga: Mirip Adegan Film, 2 Napi di Rutan Salemba Ini Suka Bikin Onar, Akhirnya Dibuang ke Nusa Kambangan

"Kami juga mengamankan barang bukti berupa satu unit knalpot motor yang diduga digunakan tersangka untuk memukul korban," ungkap Erna. 

Duel maut di Duren Sawit

Di lokasi dan waktu terposah, terjadi perkelahian maut terjadi di Duren Sawit, Jakarta Timur. Satu orang pemuda tewas bersimbah darah.

Salah satu pelaku ditangkap jajaran Polsek Duren Sawit beberapa saat seusai peristiwa itu..

Motifnya pun sepele hanya saling ejek di media sosial. 

Pelaku berinisial RT ditangkap tidak lama usai aksinya di Jalan Bunga Rampai Gg Beringin 12 RT 001 RW 10, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (28/2/2021) malam. 

Kapolsek Duren Sawit Kompol Rensa Sastika Aktadivia mengatakan pihaknya menangkap RT setelah aksinya menganiaya Fachri Siddiq (22) dan temannya, Aditya Rachman (22). 

Baca juga: Buntut Bentrokan Kelompok Kei dan FBR di Bekasi, Polisi Tangkap Dua Pelaku, Begini Awal Masalahnya

Baca juga: INI DIA Pelaku yang Suka Kirim SMS Menang Undian, Korbannya Banyak, Sebulan Mampu Raup Rp200 Juta

“Untuk tersangka sampai saat ini sudah berhasil kami amankan yaitu pelaku dengan insial RT,” ucap Rensa, Senin (1/3/2021). 

Menurut Rensa, aksi RT menganiaya Fachri hingga tewas tersebut dilatarbelakangi saling ejek antara pelaku dan korban di media sosial lalu berujung pertemuan yang diakhiri dengan penganiayaan.

“Diawali dari permasalahan di media sosial yang kemudian berujung janjian ketemu di lokasi dan cekcok mulut dan terjadi penganiayaan,” ucap Rensa. 

Baca juga: Video Syurnya Terlanjur Tersebar Luas, Artis Seksi Gabriella Larasati Berpeluang Menjadi Tersangka

Baca juga: Pigai Soroti soal Perpres Miras, Bocorkan Sosok Diduga Usul Perpres Miras di Wilayah-wilayah Kristen

Atas perbuatannya itu, pelaku RT dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan.

Pelaku terancam hukuman pidana selama 12 tahun kurungan penjara. 

“Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Duren Sawit,” ungkapnya. 

Fachri meninggal dunia setelah mengalami luka parah akibat penganiayaan dengan celurit pada paha kiri sebelah belakang, kemudian pinggul kiri, pergelangan tangan kiri. 

Baca juga: Terlibat Perkelahian, Seorang Pria Menderita Luka Bacok di Duren Sawit

Baca juga: Paspampres Anggap Pengendara Moge yang Menerobos Ring 1 Melakukan Tindakan Berbahaya

Sementara korban lainnya, Aditya berhasil selamat dan kini menjalani perawatan intensif di RS Islam Pondok Kopi akibat menderita luka di punggung kanan dan kepala belakang. 

Penjelasan saksi mata

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda dianiaya hingga tewas di Jalan Bunga Rampai Gg Beringin 12 RT 01 RW 10, Kelurahan Malakajaya, Kecamatan Durensawit, Jakarta Timur, Minggu (28/2/2021) malam. 

Informasi yang dihimpun pemuda itu bernama Fachri Siddiq (22).

Selain Fachri, satu pemuda lainnya, Aditya Rachman (22) juga dianiaya dan kini harus dirawat di sebuah rumah sakit. 

Video: Aksi Curanmor di Parkiran Pemkab Bandung, Pelaku Ngacir Tepergok Pemilik

Seorang warga setempat, Wawan mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi sekira pukul 19.30 WIB, Fachri bersama seorang temannya sempat terlibat perselisihan dengan dua pemuda lain.

"Kalau kronologis pastinya saya enggak tahu ya. Hanya pas saya pulang dari Masjid lihat mereka, ada dari mereka bawa celurit," ungkap Wawan, Senin (1/3/2021).

Pada saat kejadian Wawan bersama beberapa warga lainnya tidak ada yang berani mendekat.

Mereka hanya berani melihat dari jauh karena pelaku masih membawa celurit di tangannya. 

Tidak lama berselang, pelaku membacok kedua korban.

Bahkan Fachri meregang nyawa di lokasi kejadian sementara temannya masih bisa selamat meski mengalami luka-luka. 

"Habis bacok-bacokan tersebut belum ada warga yang berani mendekat, setelah pada pergi baru ditolong sama warga," ujarnya.

Fachri meninggal dunia setelah mengalami luka parah akibat penganiayaan dengan celurit pada paha kiri sebelah belakang, kemudian pinggul kiri, pergelangan tangan kiri. 

Sementara korban lainnya, Aditya berhasil selamat dan kini menjalani perawatan intensif di RS Islam Pondok Kopi akibat menderita luka di punggung kanan dan kepala belakang.

Adapun pelaku tidak lama kemudian ditangkap oleh jajaran Polsek Duren Sawit berikut dengan barang bukti celurit yang digunakan serta pakaian kedua korban yang berlumuran darah. 

Baca juga: Buntut Bentrok Berdarah Kelompok Pemuda Pancasila-AMPI di Pasar Sambu, Polisi Amankan Satu Pelaku

"Kalau waktu kejadian itu saya lihatnya si pelaku yang bacok sama satu cowok temannya dan satu cewek," ungkapnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved