Rabu, 29 April 2026

Berita Jakarta

Paspampres Anggap Pengendara Moge yang Menerobos Ring 1 Melakukan Tindakan Berbahaya

Jika membahayakan petugas petugas pun berhak memberikan tembakan peringatan menggunakan peluru karet, peluru hampa bahkan bisa peluru tajam

Tayang:
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota
Asisten Intelijen Paspampres, Letkol Inf Wisnu bersama Road Kapten rombongan Moge Liquid Bikers, Halid melakukan klasifikasi atas kasus moge terobos ring 1 Istana. 

Dalam aksi itu, Paspampres menendang salah satu pengendara motor tersebut karena tengah melanggar area ring 1.

Para rombongan Moge pun kini dipanggil ke kantor Paspampres untuk memberikan keterangan lebih lanjut atas aksi itu.

Asisten Intelijen Paspampres, Letkol Inf Wisnu Herlambang mengatakan bahwa kasus ini telah diselesaikan.

Baca juga: Viral, Bikers lagi Sunmori Kebut-kebutan di Ring 1 Istana Negara, Ditendang Petugas hingga Terjatuh

Baca juga: Pengendara Moge Ditendang karena Terobos Ring 1, Paspampres: Sesuai Aturan Harusnya Ditembak

Bahkan beberapa rombongan saat itu pun telah diberikan edukasi dan tidak mengulangi kembali.

"Kejadian ini sebetulnya sudah selesai. Kita sudah memberikan edukasi, kita sudah memberikan teguran dan himbauan agar tidak mengulangi kembali," kata Letkol Inf Wisnu, Senin (1/3/2021) 

Sementara terkait mengenai pelanggaran hukum lalu lintas terhadap para rombongan Moge itu.

Pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya ke anggota kepolisian.

"Kita serahkan ke polisi untuk memeriksa proses apakah ada pelanggaran hukum atau tidak. Kalo kami Paspampres sebetulnya telah selesai," ujarnya.

Sedangkan, Road Kapten rombongan Moge Liquid Bikers, Halid Darmawan meminta maaf atas tindakan yang telah membuat gaduh oleh rombongan Liquid Bikers yang viral di media sosial.

"Saya selaku perwakilan dan juga juru bicara rekan rekan juga membenarkan video yang terekam. Maka dari itu saya dan rekan-rekan memohon maaf sebesar-besarnya kepada jajaran Paspampres dan satuan yang bertugas," kata Halid.

Baca juga: Pengendara Moge Ditendang karena Terobos Ring 1, Paspampres: Sesuai Aturan Harusnya Ditembak

Baca juga: VIDEO Pengendara Motor Terobos Ring 1, Intelijen Paspampres: Aturannya Dilumpuhkan dengan Ditembak

Dikatakan Halid, rombongannya saat itu tidak bermaksud untuk merusak citra baik Paspampres dan tidak ada niatan untuk mengancam keamanan VVIP yang berada di sekitar area ring 1 pada saat itu.

Pihaknya juga meminta maaf kepada para bikers Indonesia atas kejadian ini.

"Saya juga meminta maaf sebesar besarnya kepada rekan bikers telah mencoreng nama bikers di otomotif Indonesia, tak lupa saya juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia atas kegaduhan ini," ujarnya.

Dikatakan Halid, saat itu rombongannya memang tengah melakukan sunmori dan berkumpul di sekitar Harmoni.

Baca juga: Bikin Ulah Terobos Ring 1 Istana Presiden hingga Ditendang Paspampres, Rombongan Moge Minta Maaf

Selanjutnya melakukan perjalanan dan melintas di Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat.

Saat itu rombongan yang berjumlah 15 orang tidak mengetahui jalur tersebut tengah steril sebab ada tamu VVIP di Istana.

Ia mengakui kelalian rombongan hingga akhirnya melintas di area tersebut.

"Saat itu memang barier terbuka, tapi kata Paspampres itu kebuka untuk logistik. Jadi memang itu kelalaian kami aja. Tentu setelah kejadian ini kita akan evaluasi untuk kedepannya," ucapnya. (JOS).

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved