Kasus Penembakan

Sejak Awal, Warga Tidak Pernah Setuju dengan Pengoperasian Kafe RM

Ketua RW 04 Ali mengatakan, pihaknya bersama warga sudah menolak dibukanya kafe live music di wilayah tersebut sejak awal pembukaan tahun 2013 lalu.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
WARTA KOTA/DESY SELVIANY
Kafe RM yang menjadi lokasi penembakan oleh oknum polisi di Cengkareng Barat, Jakarta Barat, ditutup permanen, Jumat (29/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG - Kafe RM yang menjadi lokasi penembakan di Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat tidak pernah direstui pengoperasiannya oleh warga sekitar.

Ketua RW 04 Ali mengatakan, pihaknya bersama warga sudah menolak dibukanya kafe live music di wilayah tersebut sejak awal pembukaan tahun 2013 lalu.

Awalnya kata Ali, bangunan itu hanyalah toko pakaian. Namun kemudian fungsinya berubah menjadi tempat bilyard.

Video: Kapolda Pastikan Bripka CS Pelaku Penembakan di Cengkareng Dipidana

Sampai akhirnya tahun 2013 berubah menjadi kafe live music.

"Selama ini kan mereka enggak ada izinnya. Kami tidak pernah mengizinkan. Jadi masyarakat RW 4 tidak mengizinkan adanya cafe," terangnya.

Kata Ali, warga menolak operasi kafe tersebut karena wilayah itu merupakan wilayah agamis.

Baca juga: KESEDIHAN Anak Imam Budi Hartono, Lihat Ayahnya Ikuti Pelantikan Wakil Wali Kota Depok dari RS

Baca juga: Satpol PP Tutup Permanen Kafe RM Cengkareng Usai Insiden Penembakan, Pernah Dua Kali Kena Sanksi

Ali juga menyayangkan selama PSBB kafe itu selalu beroperasi di atas pukul 00.00 WIB sampai dini hari.

Padahal pihak RW sudah kerap mengingatkan kafe itu dan memberi surat imbauan dari Pemkot Jakarta Barat.

Namun pemilik kafe selalu abai. Hingga akhirnya terjadi kejadian mengenaskan itu.

Maka dengan adanya kejadian tersebut, warga RW 04 berharap Kafe RM ditutup selamanya.

Baca juga: Kapolri Perketat Proses Pinjam Pakai Senpi untuk Anggota Polisi, Buntut Penembakan di Cengkareng

"Jadi dari awal memang kami warga maunya ditutup. Dengan adanya kejadian ini kami maunya kafe ini ditutup selamanya," harapnya.

Diketahui sebelumnya tiga orang tewas tertembak di sebuah kafe di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis (25/2/2021) dini hari.

Ketiganya tewas ditembak oknum aparat kepolisian dari Polsek Kalideres. Tersangka berinisial Bripka CS itu kini sudah diamankan di Polda Metro Jaya. (m24)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved