Berita Politik

Fenomena Menarik di Balik Gaduh 'Kudeta' Partai Demokrat, Rizal Maulana: Membuka Borok Sendiri

Teddy menyarankan agar PD banting stir dengan memperbaiki postur dan gaya berpolitik, termasuk restrukturisasi sampai di tingkat pucuk pimpinannya

Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Rizal Maulana Ketua Seknas Dakwah Jabodetabek memberikan pandangan soal isu upaya kudeta terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono 

AHY meminta klarifikasi soal dugaan kudeta Partai Demokrat yang melibatkan orang di lingkaran Istana.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam video yang diterima Tribunnews, Kamis (4/2/2021).

Partai Demokrat Sebut Tiap DPC Dijanjikan Rp 100 Juta untuk Kudeta AHY, Ada yang Sudah Menerima

"Kami tidak perlu menjawab surat tersebut," kata Pratikno.

Alasannya, menurut dia, hal tersebut merupakan masalah internal Partai Demokrat.

Mekanisme penyelesaian masalah tersebut diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.

Operasikan Pasar Muamalah Depok Sejak 2014, Zaim Saidi Ingin Ikuti Tradisi Zaman Nabi

"Karena itu adalah perihal dinamika internal partai."

"Perihal rumah tangga internal partai Demokrat yang semuanya kan sudah diatur di dalam AD/ART," ucapnya.

Pratikno membenarkan AHY berkirim surat kepada Presiden Jokowi terkait permasalahan partai tersebut.

Surat diantarkan langsung oleh Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsa.

"Iya benar kami sudah menerima surat dari Pak AHY yang ditujukan kepada Bapak Presiden."

"Diantar langsung oleh Pak Sekjen Partai Demokrat," paparnya.

Pernyataan AHY

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap ada gerakan politik yang ingin mengambil alih kepemimpinan partai tersebut secara paksa.

AHY menyebut informasi itu ia dapatkan setelah ada laporan dari pimpinan dan kader Demokrat, baik tingkat pusat maupun cabang.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved