Breaking News:

Wajibkan Transaksi Pakai Dinar dan Dirham, Bareskrim Ciduk Zaim Saidi Pendiri Pasar Muamalah Depok

Zaim ditangkap terkait kewajiban pembelian barang memakai dinar dan dirham di pasar tersebut, yang sempat viral.

Editor: Yaspen Martinus
Repro Instagram@zaim.saidi
Zaim Saidi, pendiri Pasar Muamalah Depok, ditangkap aparat Bareskrim, terkait kewajiban pembelian barang memakai dinar dan dirham di pasar tersebut, yang sempat viral. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri menangkap Zaim Saidi, pendiri Pasar Muamalah Depok, Jawa Barat, Selasa (2/2/2021).

Zaim ditangkap terkait kewajiban pembelian barang memakai dinar dan dirham di pasar tersebut, yang sempat viral.

Informasi adanya penangkapan itu dibenarkan oleh Karo Penmas Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono.

Begini Kronologi Pemukulan Petugas Rutan KPK Versi Nurhadi, Tak Ada Renovasi Kamar Mandi

Dia menuturkan, tersangka ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.

"Iya benar (Zaim Saidi Ditangkap)," kata Rusdi saat dikonfirmasi, Rabu (3/2/2021).

Namun, Rusdi tidak menjelaskan lebih lanjut kronologi penangkapan Zaim Saidi.

Kejar Aset Tersangka Korupsi Asabri di Luar Negeri, Kejaksaan Agung Bentuk Tim Khusus

Termasuk, soal kontroversi Pasar Muamalah Depok yang mewajibkan pembelian dengan dinar dan dirham.

Mata uang rupiah wajib digunakan sebagai mata uang yang sah dalam transaksi di Indonesia.

Jika ada transaksi menggunakan selain rupiah, maka bisa dijerat dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

Tak Bisa Hari Ini, Polisi Jadwal Ulang Pemeriksaan Tengku Zulkarnain Soal Cuitan Abu Janda

Dalam beleid pasal UU itu, pelaku bisa diancam hukuman penjara paling lama 1 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 200 juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved