Jumat, 10 April 2026

Vaksinasi Covid19

Sudah Vaksin, Tapi Kok Masih bisa Postif Covid-19? Ini Penjelasan Kemenkes

Saat seseorang dinyatakan positif setelah vaksinasi, itu artinya saat divaksinasi ia sudah terpapar/terinfeksi covid-19 dan sedang dalam masa inkubasi

Editor: Mohamad Yusuf
layar tangkap youtube Sekretariat Presiden
Efek vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang disuntikan kepada Presiden Jokowi Rabu (27/1/2021) efeknya akan lebih cepat dibanding vaksin pertama 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dalam beberapa kasus terdapat orang yang sudah suntik vaksin covid-19 namun tetap masih bisa terpapar atau positif covid-19.

Hal itu pun menjadi pertanyaan masyarakat, alasan orang suntik vaksin covid-19 kenapa tetap masih bisa positif covid-19.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun memberikan penjelasan terkait efektivitas vaksin covid-19 tersebut.

"Vaksin covid-19 membutuhkan dua kali dosis penyuntikan, dan butuh waktu satu bulan untuk menciptakan kekebalan yang efektif bagi tubuh," tulis informasi dari Kemenkes yang diunggah oleh akun Instagram resmi Humas Pemprov DKI @dkijakarta pada Kamis (28/1/2021).

Baca juga: PPKM Diperpanjang, 153 WNA China Tetap Masuk Indonesia Lewat Bandara Soetta, ini Kata Imigrasi

Baca juga: Istana Negara Turun Tangan Kasus Penghinaan Natalius Pigai, Minta Polisi Tindak Ambroncius Nababan

Baca juga: 119 Jenazah Covid-19 Telah Dimakamkan di TPU Jombang Tangsel, Tapi Upah Penggali Kubur Belum Dibayar

Suntikan pertama, lanjutnya ditujukan memicu respons kekebalan awal.

Sedangkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang terbentuk.

Saat seseorang dinyatakan positif setelah vaksinasi, itu artinya saat divaksinasi ia sudah terpapar/terinfeksi covid-19 dan sedang dalam masa inkubasi.

"Tapi pokoknya kamu jangan khawatir ya, karena vaksin covid-19 Sinovac telah teruji keamanan, mutu, khasiat dan kehalalannya," katanya.

"Yuk, jaga diri dan jaga keluarga kita, dengan selalu disiplin patuhi protokol kesehatan yang ada, karena proses vaksinasi harus paralel dengan pelaksanaan 3M dan 3T," tambahnya.

Baca juga: PERHATIAN! Tak hanya Penjual, Pengguna Surat Swab Palsu juga Bisa Dipidana Hingga 12 Tahun Penjara

Baca juga: Viral Video Gerombolan 30 Remaja Hendak Tawuran, Cegat Lawannya Pakai Celurit, Rampas Motornya

Baca juga: PSBB Jakarta Diperpanjang, Ini Jam Operasional Bus Transjakarta

Jokowi Suntik Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

Bagaimana efek vaksin Sinovac tahap 2 yang diberika ke Presiden Jokowi pada hari Rabu (27/1/2021) ? 

Efek vaksinasi Covid-19 tahap 2 menurut ahli virologi Universitas Udayana Bali, Prof I Gusti Ngurah Kade Mahardika, bekerjanya lebih cepat untuk menyesuaikan ke tubuh dibanding vaksinasi pertama.

Pria yang akrab disapa Prof Kade ini mengatakan, resiko untuk tertular atau terpapar covid-19 lagi, pasti jauh lebih turun

"Indikato tertular virus masih ada tapi yang bersangkutan tidak sakit. Karena  vaksin yang pertama sudah mulai bekerja," jelas Prof Kade seperti dikutip Wartakotalive.com dari Kompas TV, Rabu (27/1/2021)

Baca juga: Raffi Ahmad Menerima Suntikan Kedua Vaksin Covid-19 Hari Rabu 27 Januari 2021 Ini?

Baca juga: Setelah Dua Pekan, Hari ini Jokowi akan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Istana Negara

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved