Vaksinasi Covid19
Sudah Vaksin, Tapi Kok Masih bisa Postif Covid-19? Ini Penjelasan Kemenkes
Saat seseorang dinyatakan positif setelah vaksinasi, itu artinya saat divaksinasi ia sudah terpapar/terinfeksi covid-19 dan sedang dalam masa inkubasi
Bagaimana dengan penyuntikan vaksinasi Covid-19 yang kedua apakah kemungkinan tertular virus corona bisa lebih turun?
Peluang terpapar dan terinfeksi dengan vaksin yang kedua jauh lebih rendah.
Jadi kalau indikatornya adalah yang bersangkutan terpapar dan kemudian ada positif virus itu bisa saja dan bukan aib.
Meskipun virus coronanya ada namun yang bersangkutan tidak sakit.
Makanya pada vaksin yang pertama sudah mulai bekerja menekan orang tidak lagi menjadi sakit Covid-19.
Baca juga: Rasa Takut Muncul saat akan Vaksinasi Covid-19? Atasi dengan 4 Langkah Ini
Baca juga: Efek Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Dijelaskan Ahli Virologi Prof Kade: Lebih Cepat dan Tahan Lama
Lalu yang kedua kalau pun orang membawa virus dan menularkan maka jumlahnya setelah divaksin yang pertama (jumlah virus dalam pernapasannya itu_red) jauh lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak divaksin.
Sehingga dengan vaksin yang kedua kinerja akan lebih baik, peluang sakit akan jauh lebih rendah, peluang membawa virus juga lebih rendah.
Respon vaksin
Untuk keluhan setelah imunisasi biasanya dibawah satu jam, biasanya sifatnya segera, maka itu harus menunggu di lokasi selama 30-60 menit agar bila terjadi sesuatu dokter bisa langsung menangani dan punya obat anti peredanya.
Efektivitas maksimal baru didapatkan setelah vaksinasi yang kedua. Berapa lamakah respon untuk vaksinasi kedua ini?
Menurut Prof Kade dengan tubuh sudah mengenal vaksin sebelumnya. Dibanding pada vaksin pertama reaksi baru mulai terjadi pada 7-10 hari setelahnya.
Baca juga: Agenda Presiden Jokowi Hari Ini, Setelah Disuntik Vaksin Tahap 2, Lantik Kapolri Listyo Prabowo
Maka dengan vaksin kedua jauh lebih cepat 5-7 hari sesudahnya akan ada respon dan segera tinggi.
Kalau yang pertama perlu waktu 14 hari mencapai maksimal, vaksin yang kedua ini responnya lebih cepat bisa lebih cepat dan bisa bertahan satu tahun
Efek vaksin maksimal pada periode penyuntikan yang kedua ini lebih cepat 5-7 hari.
"vaksinasi yang kedua ini jauh lebih cepat efeknya dan lebih kuat dari yang pertama. Karena tubuh kan punya memori siapa yang sudah dikenal sebelumnya pada vaksin pertama maka responnya jauh lebih cepat,"jelas Prof Kade.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/vaksinasi-covid2.jpg)