Crazy Rich Surabaya Menangkan Gugatan 1,1 Ton Emas dari PT Antam, Ini Kronologi Awal Mula Kasusnya

Crazy Rich Surabaya Budi Said itu telah menangkan gugatan 1,1 ton emas kepada PT Antam di mana kasusnya bermula pada Oktober 2019 lalu.

Editor: Mohamad Yusuf
Kontan.co.id
(Ilustrasi emas batangan PT Antam) PT Aneka Tambang (Antam) digugat 1,1 ton emas oleh Crazy Rich Surabaya bernama Budi Said. Crazy Rich Surabaya Budi Said itu telah menangkan gugatan 1,1 ton emas kepada PT Antam di mana kasusnya bermula pada Oktober 2019 lalu.. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Aneka Tambang (Antam) digugat 1,1 ton emas oleh Crazy Rich Surabaya bernama Budi Said.

Crazy Rich Surabaya Budi Said itu telah menangkan gugatan 1,1 ton emas kepada PT Antam di mana kasusnya bermula pada Oktober 2019 lalu.

Bagaimana cerita awal gugatan Crazy Rich Surabaya Budi Said yang menang atas PT Antam sebesar 1,1 ton emas?

Baca juga: WNI di Abu Dhabi ini Disuntik Vaksin Covid-19 Merek Sinopharm dari China, Berikut Ceritanya

Baca juga: Banjir Impor Beras dari Vietnam, Pedagang di Pasar Induk Cipinang Menjerit

Baca juga: Pemerintah Targetkan Vaksinasi Covid-19 181,5 Juta Penduduk, Ini Sasaran Warga yang Didahulukan 

Berikut awal mula kasus tersebut dikutip dari Surya.co.id.

Pengusaha asal Surabaya ini telah mencari keadilan atas kasus ini yang berjalan sejak Oktober 2019 lalu.

Cerita berawal dari transaksi jual beli emas 7 ton senilai 3,5 Triliun yang dilakukan oleh Budi Said ke marketing PT Antam, Eksi Anggraeni.

Disebutkan bahwa pengusaha Budi Said yang telah mentransfer sejumlah uang yang telah disetujui hanya menerima sebanyak 5.935 kilogram atau 5,9 ton emas.

Sedangkan, sebanyak 1.136 kg emas atau 1,1 ton tidak pernah diterima oleh Budi Said.

Siapa sebenarnya Budi Said ini?

Berikut SURYA.co.id merangkum sosok Budi Said, Crazy Rich Surabaya yang berhasil menangkan gugatan emas 1,1 ton.

Kronologi Kasus Budi Said Kehilangan 1,1 Ton Emas

Kronologi berawal saat Budi membeli ribuan kilo emas melalui terdakwa Eksi Anggraeni selaku marketing dari PT. Antam senilai Rp 3,5 triliun.

Dari 7.071 kilogram yang disepakati antara saksi Budi Said dengan terdakwa Eksi Anggraeni diterima hanya sebanyak 5.935 kilogram.

Sedangkan selisihnya 1.136 kilogram tidak pernah diterima Budi.

Padahal uang telah diserahkan ke PT Antam.

Halaman
1234
Sumber: Surya
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved