Aplikasi
Banyak yang Sarankan Berhenti Pakai WhatsApp, Pendiri Signal Justru Minta Sebaliknya, Mengapa?
Meski mengakui 'ketiban untung' dengan kebijakan WhatsApp yang bikin kontroversi, pendiri Signal tak menyarankan pengguna meninggalkan WhatsApp.
Dia mengatakan, model bisnis yang dilakukan Signal berbeda dengan WhatsApp.
Signal akan mengandalkan pendapatan dari donasi untuk menjalankan bisnis, bukan dengan jalur monetisasi sebagaimana dipaparkan Tech Crunch, Senin (18/1/2021).
Untuk menjaga keseimbangan bisnis, Acton mengatakan Signal hanya memiliki staf kurang dari 50 orang.
Baca juga: Deretan Suzuki Buatan Cikarang dan Tambun Dominasi Penjualan Sepanjang 2020, Apa Lagi Selain XL7?
Baca juga: Garena Gelar Turnamen E-Sport Free Fire Master League Season III, Hadiah Rp 1,5 Miliar Ini Jadwalnya

Ketiban untung
Acton, tidak menampik aplikasinya ketiban untung di tengah isu privasi yang menimpa WhatsApp.
Dia enggan menyebutkan seberapa besar pertumbuhan Signal paska perubahan kebijakan privasi WhatsApp.
Namun dia mengatakan, Signal memuncaki daftar aplikasi poluler di Apps Store di 40 negara dan Play Store di 18 negara.
Menurut analisis firma riset Sensor Tower, Signal meraih 1,2 juta unduhan setelah WhatsApp mengumumkan kebijakan barunya tanggal 7 Januari lalu.
Berbanding terbalik, jumlah unduhan WhatsApp yang cukup signifikan, yakni sebesar 11 persen di tujuh hari pertama tahun 2021.
Peringkat WhatsApp sebagai aplikasi populer juga menurun di Android maupun iOS.
Bukan cuma Signal, Telegram juga mengalami peningkatan jumlah pengguna.
Telegram mengklaim dalam 72 jam, ada 25 juta pengguna baru.
Kini Telegram mengklaim memiliki lebih dari 525 juta pengguna aktif harian.
Orang terkaya di dunia
Salah satu tokoh atau orang berpengaruh yang mengajak orang lain untuk menggunakan Aplikasi Signal adalah Elon Musk.
Orang terkaya di dunia yang juga pemilik perusahaan mobil listrik Tesla dan roket SpaceX ini menyarankan aplikasi Signal ke pengikutnya (followers) di Twitter.
"Pakai Signal", twit Elon.
Baca juga: Pengguna Baru Aplikasi Telegram dan Signal Naik Drastis, Ini Klarifikasi WhatsApp soal Kebijakannya
Baca juga: Terkait RUU Perlindungan Data Pribadi, Kemenkominfo Panggil Facebook dan WhatsApp