Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Penyelam Istirahat, Robot ROV Lanjutkan Pencarian CVR SJ 182 pada Malam Hari
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR) menggunakan robot bawah laut atau Remotely Operated Vehicle (ROV).
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Operasi penyelaman telah dihentikan pada hari ini karena keterbatasan penerangan.
Meski begitu, Deputi Bidang Operasi Dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI Bambang Suryo Aji mengatakan, pencarian pada malam hari ini belum berhenti sepenuhnya.
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR) menggunakan robot bawah laut atau Remotely Operated Vehicle (ROV).
Baca juga: Herd Immunity Diprediksi Terbentuk 15 Bulan, Itupun Jika Pasokan Vaksin Covid-19 Lancar
"Malam ini masih dilaksanakan pencarian CVR dengan menggunakan ROV."
"Kalau untuk operasi penyelaman malam ini dihentikan karena keterbatasan penerangan."
"Jadi malam ini fokus pencarian CVR menggunakan ROV," tuturnya di JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (16/1/2021).
Baca juga: Raffi Ahmad Blunder, Pemerintah Tetap Gandeng Tokoh Muda Berpengaruh Sukseskan Vaksinasi Covid-19
Operasi SAR Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, memasuki hari kedelapan, Sabtu (16/1/2021).
Selama itu pula ada 298 kantong berisi bagian tubuh dikumpulkan.
Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Brigjen Bambang Suryo Aji mengatakan, tim SAR gabungan telah menemukan puluhan kantong berisi bagian tubuh korban.
Baca juga: DVI Polri Terima 288 Sampel DNA dari Keluarga, 62 Data Korban SJ 182 Sudah Lengkap
“Bahwa hasil temuan hari ini adalah untuk bagian tubuh body part sebanyak 26 kantong,” ucap Bambang.
Petugas juga berhasil mengumpulkan delapan kantong berisi serpihan kecil badan pesawat, ditambah satu bagian potongan badan pesawat dalam ukuran besar.
Dengan adanya penemuan tersebut, maka sudah ada hampir 300 kantong jenazah berisi bagian tubuh, yang dikumpulkan sejak hari pertama hingga hari ini sekira pukul 19.30 WIB.
Baca juga: Mengaku Sakit, Dirut RS UMMI Bogor Ternyata Sehat Saat Didatangi Polisi, Langsung Diperiksa di Rumah
“Bagian tubuh atau body part sebanyak 298 kantong, serpihan kecil 54 kantong, dan potongan besar 51 bagian,” ucap Bambang.
Bambang menambahkan, proses pencarian cockpit voice recorder (CVR) masih akan terus dilakukan meski sudah malam hari.
Sehingga, benda yang krusial itu dapat segera ditemukan.
Baca juga: UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia 16 Januari 2021: Rekor Baru Beruntun, Pasien Positif Tambah 14.224
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/robot-rov-bppt.jpg)