Breaking News:

Berita Jakarta

Fit and Proper Test Dhany Sukma untuk Calon Wali Kota Jakpus Bagus, Tapi Kenapa Hanya Ajukan 1 Nama

Mujiyono menyayangkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya mengajukan satu Danny Sukma sebagai calon tunggal Wali Kota Jakarta Pusat.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Wito Karyono
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Dhany Sukma (kiri), meninjau kegiatan pendataan kependudukan di RW 04 Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (3/7/2019). Ia hampir pasti jadi Wali Kota Jakarta Pusat 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - DPRD DKI Jakarta telah menggelar fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) kepada Dhany Sukma sebagai calon Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat pada Selasa (8/12/2020) siang.

Saat ini, Dhany mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menilai, sejauh ini Dhany telah menjawab pertanyaan yang disampaikan dengan baik.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat Mujiyono
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat Mujiyono (dok Fraksi Demokrat DPRD DKI Jakarta)

Namun Mujiyono menyayangkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hanya mengajukan satu sosok saja sebagai calon tunggal Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Baca juga: Nikita Mirzani Berjanji Akan Bantu Mewujudkan Mimpinya, Indra Bekti pun Menangis, Apa Mimpinya?

Baca juga: Setelah Pilkada Tangsel 2020 Benyamin Davnie Ingin Habiskan Waktu dengan Mancing

“Lumayan bagus, tapi yang disodorkan cuma satu jadinya kan nggak ada komparasinya. Kan yang diajukan pak gubernur yang memenuhi syarat cuma dia (Dhany),” kata Mujiyono di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Selasa (8/12/2020).

Mujiyono mengatakan, ada beberapa pertanyaan yang diajukan kepada Dhany saat fit and proper test itu.

Di antaranya kemampuan Dhany dalam menguasai teritorial, termasuk pekerjaan rumah (PR) polemik kerumunan yang pernah terjadi di wilayah Petamburan, Tanah Abang.

Baca juga: Marak Opini Salahkan Polri Usai Insiden Cikampek, Politikus PDIP: Dialami Suriah Saat ISIS Masuk

“Kemudian potensi kriminalitas, permukiman dan perkotaan lalu kesenjangan sosial yang ada. Termasuk soal seandainya terjadi kasus kerumunan warga seperti di Tanah Abang bagaimana solusinya,” jelasnya.

Selain itu, kata Mujiyono, Dhany juga harus menjalin sinergitas yang baik dengan para pemangku wilayah setempat seperti Dandim Jakarta Pusat, Kapolres Jakarta Pusat, Kajari Jakarta Pusat, tokoh Betawi dan sebagainya.

“Menurut saya lumayan mumpuni, namun kan kami tidak bisa membandingkan dia baik dari yang lain, karena calon cuma satu. Lagi pula kan nggak boleh lama-lama juga kosong (jabatan Wali Kota Jakpus),” ungkapnya.

Baca juga: Berikan Suara dan Tidak Pernah Golput, Ayu Ting Ting Ikut Nyoblos di Pilkada Serentak Kota Depok

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved