Pemilik Distro Ditangkap karena Lecehkan 16 Gadis saat Mencoba Pakaian di Tokonya 

MSN diketahui kerap melakukan pelecehan kepada gadis-gadis yang sedang mencoba pakaian di distronya tersebut.

Editor: Mohamad Yusuf
istimewa
Ilustrasi pelecehan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seorang pria berinisial MSN (26) ditangkap polisi karena melakukan pelecehan kepada 16 gadis.

Di mana MSN yang merupakan pemilik sebuah distro di Lamongan.

Kemudian, MSN diketahui kerap melakukan pelecehan kepada gadis-gadis yang sedang mencoba pakaian di distronya tersebut.

Baca juga: Akankah Habib Rizieq Hadir dalam Pemeriksaan Polisi 1 Desember Nanti? ini Kata FPI

Baca juga: Diisukan akan Menjabat Menteri KKP, Fadli Zon: Sebaiknya Seorang Profesional Tidak Harus dari Parpol

Baca juga: Tiket Kereta Api Natal dan Tahun Baru sudah dapat Dipesan, ini Daftar 43 Keretanya

Dikutip dari TribunSurya, penyidik menyebut pasal berlapis yang bakal menjerat pria asal Kecamatan Sukodadi tersebut, Selasa (1/12/2020).

Yaitu Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun.

Kemudian Pasal 289 KUHP junto Pasal 65 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

"Karena perbuatannya dilakuka berulang kali, maka dijuncto-kan juga Pasal 65 KUHP karena dilakukan berulang kali," kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun.

Dan Selasa (1/12/2020), berita acara pemeriksan (BAP) atas MSN dinyatakan P21 atau sempurna oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan.

"Setelah tuntas (P21), berarti beralih semua barang bukti, status tahanan dan lain-lain ke kejaksaan," kata Kasi Pidum Kejari Lamongan, Irwan Syafari.

Lantaran masih pandemi Covid -19, kata Irwan, pelimpahan berkas dilakukan secara virtual melalui video conference.

Setelah ini, pihaknya akan mempelajari berkas untuk kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Negeri.

"Kita pelajari untuk bisa mengetahui apakah motif sebenarnya dari tersangka. Selanjutnya dalam waktu dekat segera kami limpahkan ke PN," ungkapnya.

Dari informasi penyidik kejari, tersangka berbelit dalam memberikan keterangan.

Namun Irwan menegaskan, semua keterangan tersangka akan diuji kebenaran materiilnya di pengadilan.

Baca juga: Isi Surat Pemanggilan Habib Rizieq dan Menantunya, akan Diperiksa di Polda Metro Jaya 1 Desember

Baca juga: Kisah Andhiko, Positif Covid-19 Bersama dengan Istri dan Anak-anaknya, Dirawat di RLC Kota Tangsel

Baca juga: Viral Video Polisi Kejar-kejaran dengan Geng Motor yang Bawa Celurit, hingga Pelaku Ditabrak Jatuh

"Info dari jaksa yang memeriksa, tersangka tidak mengakui perbuatannya alias berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Nanti pengadilan yang menguji kebenaran materiilnya," kata Irwan.

Seperti diketahui, beberapa waktu MSN diamankan polisi karena diduga melakukan pencabulan terhadap 16 korbannya, yang rata-rata adalah perempuan muda yang berkunjung ke distronya.

Perbuatan yang melecehkan para korbannya antara lain meraba-raba tubuh para pengunjung yang mencoba pakaian.

"Ulah pelaku telah sekian lama didiamkan para korbannya. Namun dua di antara korban akhirnya 'bernyanyi' di medsos dengan menjadikannya status WhatsApp dan dicuitkan di Twitter. Di antara korban, ada yang masih di bawah umur," tambah Harun.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Dijerat Pasal Berlapis, 'Peraba' Gadis-Gadis Muda di Distro Lamongan Terancam Belasan Tahun
Penulis: Hanif Manshuri

Sumber: Surya
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved