Kasus Noel
Mahfud MD Kritik KPK Soal Penangkapan Immanuel Ebenezer, Ini Prediksinya
Mantan Menkopolhukam Mahfud MD meluruskan penangkapan yang dialami Immanuel Ebenezer alias Noel, yang menurutnya bukan OTT.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, mengikuti kasus penangkapan eks Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel.
Menurut pakar hukum tersebut, kurang tepat jika Noel ditangkap dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT).
Menurut Mahfud MD, lebih tepat Noel yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah pemerasan.
Baca juga: KPK Temukan Empat HP di Plafon Rumah Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer
Kejadian pemerasan dilakukan sejak Desember 2024, namun penangkapan dilakukan pada akhir Agustus 2025.
Secara bahasa hukum, Mahfud MD menyebut KPK tak mungkin melakukan OTT.
"Kritik saya kepada KPK itu Ebenezer kena OTT, ndak mungkin OTT. Bukan OTT, peristiwanya bulan Desember, berarti itu mengkonstruksi kasus," ujar Mahfud MD dikutip dari Tribunnews.com.
Immanuel Ebenezer diduga menerima aliran dana sebesar Rp3 miliar dan satu unit sepeda motor.
Baca juga: Firdaus Oiwobo Ingin Jadi Pengacara Immanuel Ebenezer: Dia Banyak Jasanya Buat Prabowo
Menurut Mahfud MD, kalau OTT pelaku tak bisa mengelak lagi karena ada barang bukti yang membuat pelaku langsung dinyatakan tersangka.
"OTT itu orang nggak bisa ngelak lagi, kan tangkap tangan. Kan rekonstruksi kasus bisa beda, ada waktu untuk praperadilan," ucapnya.
"Menurut saya, ya nanti gimana KPK menjelaskan, nerima bulan Desember kok ditangkap bulan Agustus terus dibilang OTT. Itu omong kosong, secara hukum ndak benar," tegas pria berusia 68 tahun tersebut.
Selain membahas penangkapan Noel, Mahfud MD lantas menyinggung telah mendapat bocoran jika KPK akan memperluas kasus ini ke TPPU.
Dan pertanyaan besar lainnya adalah di mana KPK melakukan OTT dari barang sitaan mobil dan motor yang nilainya ditafsir mencapai puluhan miliar.
Hal ini yang membuat Mahfud MD curiga akan ada kemungkinan kasus Noel melebar ke tindak pencucian uang.
"Cuma, memang jadi pertanyaan mobil yang banyak yang nilainya Rp81 miliar (sebagai barang bukti) di OTT di mana?" tanya Mahfud MD.
"Mungkin itu pencucian uang, nah kalo itu serius. Bukan hanya bicara Rp3 miliar," ungkap pria asal Sampang Madura tersebut.
| Persib vs Persija, Modal Apik Maung Bandung di Kandang dan Macan Kemayoran yang Garang saat Tandang |
|
|---|
| Inara Rusli Disebut Siap Jadi Istri Kedua setelah Dinikahi Siri, Begini Komentar Insanul Fahmi |
|
|---|
| Pandji Sampaikan Permohonan Maaf Usai Salah Sebut Kejaksaan Agung dalam Materi Mens Rea |
|
|---|
| Projo Desak Roy Suryo Ungkap Identitas 7 Pendukung Jokowi yang Dilaporkan |
|
|---|
| Persib vs Persija, Bojan Hodak Sebut Kekuatan Persija Musim Ini Lebih Baik dari Musim Sebelumnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/MAHFUD-TANGGAPI-SUKATANI.jpg)