Pembunuhan

Tak Puas dengan Motif Adik Bunuh Kakak, Polisi Tes Kejiwaan Juan, Alasan Mau Nikah Terlalu Sepele

Unit Reskrim Polres Metro Depok menggelar pra rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan Juana alias Juan (20) terhadap kakaknya Dendi.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Pelaku Juan saat memperagakan menghantam kepala kakaknya yang sedang tertidur pulas menggunakan tabung gas elpiji tiga kilogram, Senin (23/11/2020). Juan akan dites kejiwaannya karena motif pembunuhan dianggap terlalu ringan. 

Di situ, penjual bakso tersebut mengaku ia juga pernah membunuh S atau Didin dengan modus sejenis pada Agustus silam.

S merupakan abang Reni yang hilang kontak sekitar 3,5 bulan. Keberadaannya tidak diketahui sejak pamit mau menyambangi J di Gunung Pongkor.

Baca juga: Pangdam Jaya Ungkap Sudah 900 Baliho HRS Diturunkan, Kian Percaya Diri dengan Dukungan Masyarakat

Temuan mayat D di Sawangan akhirnya membuat pencarian Reni selama ini tuntas.

Akibat perbuatannya ini, penjual bakso tersebut mengucapkan permintaan maaf.

"Saya meminta maaf kepada keluarga korban, selama ini saya sudah berbohong. Saya sudah menutupinya," papar J.

Penjual bakso itu tampak mengungkapkan penyesalan mendalamnya telah menghabisi dua nyawa.

"Saya hanya bisa meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semuanya," terang J.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pra Rekonstruksi Pembunuhan di Sawangan, Pelaku Peragakan 20 Adegan,  Penulis: Dwi putra kesuma

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved