Pembunuhan
Tak Puas dengan Motif Adik Bunuh Kakak, Polisi Tes Kejiwaan Juan, Alasan Mau Nikah Terlalu Sepele
Unit Reskrim Polres Metro Depok menggelar pra rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan Juana alias Juan (20) terhadap kakaknya Dendi.
Juan diduga membunuh sang kakak karena meminta sang adik menyerahkan diri ke polisi usai pembunuhan Didin di Bogor 4 bulan lalu.
Karena panik dan ingin menghilangkan jejak, Juan akhirnya membunuh Dendi.
Khoiri diduga tak terlibat dengan aksi pembunuhan itu. Hanya saja K ikut mengubur korban di bawah ubin kontrakan.
Baca juga: Ditanya Soal Potensinya di Kancah Pilgub Banten, Wali Kota Airin: Pengin Istirahat Tarik Nafas Dulu
Kapolsek Sawangan Kompol Sutrisno masih enggan menanggapi dugaan adanya hubungan sesama dalam kasus itu.
Periksa Kejiwaan Juan
Pelaku pembunuhan pria yang jasad dikuburnya di lantai kontrakan, Sawangan, Kota Depok akan diminta menjalani tes kejiwaan. Ia dinilai memberikan pengakuan yang janggal.
Kapolres Depok telah berhasil menangkap pelaku berinisial J (20) di kampung halamannya di kawasan Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor.
Penangkapan itu tak sampai 24 jam selang penemuan jasad kakaknya yang ia kubur di rumah kontrakan mereka di Gang Kopral Daman, Jalan Raya Muchtar, Sawangan Baru, Depok, Jawa Barat.
Saat ini Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah berusaha untuk melakukan tes kejiwaan terhadap pelaku.
Baca juga: Ajak Masyarakat Peduli Kualitas Udara, Pertalite Harga Khusus Diperluas Kembali di Jawa Barat
"Tes kejiwaan itu kita sudah mulai mengarah ke sana. Kita lihat kestabilan dia memberikan keterangan. Bantuan psikologis sedang kita upayakan untuk membantu kita mengumpulkan alat bukti," terang Azis setelah menggelar pra-rekonstruksi kasus itu pada Senin (23/11).
Polisi berpendapat, motif J membunuh D mencurigakan karena cukup sepele.
"Motifnya karena dia terhalang belum bisa nikah, karena kakaknya tidak memiliki pasangan. Tapi motif ini terlalu ringan jika hanya dengan motif tersebut dia membunuh kakaknya," jelas Azis.
Dengan 20-21 adegan yang diperankan J dalam pra-rekonstruksi, polisi belum menemukan fakta baru.
"Belum ada fakta baru. Dia (J) masih konsisten dengan keterangannya. Tersangka masih konsisten menyampaikan keterangan bahwa motifnya demikian, motif membunuh kakaknya karena sering cekcok," terang Azis.
Baca juga: Presiden Terpilih Joe Biden Tunjuk Antony Blinken Sebagai Calon Menlu AS
Korban Didin Dimakamkan