Teknologi

Penelitian Kapersky: Karyawan Ogah Balik Kerja 9-to-5, Ini Rekomendasi dan Tips buat Perusahaan

Dalam penelitian Kaspersky tersebut terungkap bahwa hampir tiga perempat karyawan (74 persen) enggan kembali ke cara kerja sebelum pandemi Covid-19.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Dok. Kapersky
ILUSTRASI – Seseorang bekerja dengan laptopnya di atas pegunungan. Baru-baru ini Kapersky melakukan penelitian bahwa pandemi Covid-19 yang mengharuskan bekerja jarak jauh, membuat para karyawan enggan untuk kembali ke cara kerja normal sebelum terjadi pandemi, yaitu sistem waktu atau jam 'nine to five' (9-to-5). 

"Faktanya, sebagian besar manfaat yang diperoleh dari sistem bekerja jarak jauh berupa penghargaan kepada diri sendiri... Mendapatkan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan...”

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat pola bekerja untuk para karyawan perusahaan menjadi berubah.

Diberlakukannya bekerja dari rumah atau work from home (WFH) yang hingga hari ini masih dilakukan, ternyata membuat para pekerja enggan kembali ke cara bekerja normal sebelum pandemi.

Baca juga: Awas, Belanja Online Akhir Tahun Rawan Penipuan dan Kejahatan Siber, Ini Penjelasan dan Tips McAfee

Baca juga: Awas, Serangan Siber saat Cari Nama Artis Terkenal via Online! Ini Daftarnya dan Tips Aman McAfee

Hal ini terungkap dari penelitian global terbaru yang dilakukan oleh Kaspersky terhadap 8.000 pekerja UKM di berbagai industri.

Adapun dalam penelitian ini, Kaspersky menunjuk firma riset independen Censuswide untuk melakukan survei terhadap 8.076 karyawan bisnis kecil-menengah (10-250 karyawan) di Brazil, Belgia, China, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Luksemburg, Malaysia, Meksiko, Belanda, Rusia , Spanyol, Afrika Selatan, Turki, UEA, Inggris, dan AS pada Oktober 2020.

Dalam penelitian Kaspersky tersebut terungkap bahwa hampir tiga perempat karyawan (74 persen) enggan kembali ke cara kerja sebelum pandemi Covid-19.

Dari penelitian tersebut, hampir dua dari lima karyawan (39 persen) ingin meninggalkan sistem bekerja 9 to 5, dan angka ini bahkan lebih besar untuk mereka yang berusia 25-34 (44 persen).

Baca juga: GushCloud Hadirkan Layanan Pembayaran Influencer Lebih Awal lewat Platform LytePay

Baca juga: Dukung Perusahaan Cepat Beradaptasi di Masa Pandemi, Oracle Cloud Bikin Pembaruan Solusi SaaS Oracle

Sementara, sekitar sepertiga (32 persen) ingin mengakhiri sistem bekerja lima hari dalam seminggu.

Penelitian ini juga menyoroti bahwa hampir sepertiga (32 persen) karyawan melihat bahwa sistem bekerja jarak jauh menjadi manfaat terbesar ketiga yang muncul sebagai dampak dari pandemi virus korona, setelah menghabiskan waktu bersama keluarga (47 persen) dan menghemat uang (41 persen).

Baca juga: McAfee Kenalkan Fitur Keamanan dan Fungsi Baru untuk Platform MVISION, Ini Keunggulan dan Manfaatnya

Padukan kehidupan kerja dan pribadi

Chief Business Officer Kaspersky Alexander Moiseev mengatakan bahwa pandemi ini telah mempercepat transformasi digital dan sekaligus memadukan kehidupan kerja dan pribadi.

“Apa yang sekarang kami lihat adalah bahwa karyawan memanfaatkan teknologi untuk memiliki masa depan baru, dan secara aktif merangkul perubahan dalam mengejar kebebasan dan fleksibilitas yang lebih besar,” ujar Alexander dalam keterangan resminya, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Rilis, Xiaomi Redmi 9 Lunar Gold, Warna Baru Jawara Quad Camera Mulai Rp 1,7 Juta, Ini Keunggulannya

Baca juga: Beli Vivo V20 SE Aquamarine Green Bisa Dapat Smartwatch, Simak Ragam Promo dan Spesifikasinya

Budaya kerja gesit, akomodatif, dan manusiawi

Alexander menambahkan, dalam upaya melepaskan diri dari belenggu rutinitas pekerjaan yang sebelumnya kaku.

Kini mereka menjunjung budaya kerja yang lebih gesit, akomodatif, dan manusiawi.

“Faktanya, sebagian besar manfaat yang diperoleh dari sistem bekerja jarak jauh berupa penghargaan kepada diri sendiri, karena akhirnya memahami bahwa mendapatkan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan adalah penting,” ujar Alexander.

Baca juga: Dibanderol Rp 2 Juta, Vivo Y12s Baterai Jumbo dengan Mediatek Helio P35 Meluncur, Ini Spesifikasinya

Penyediaan fasilitas

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved