Breaking News:

Pemprov Gandeng TNI dan Polri Dalam Pengamanan Jalur Sepeda

Pesepeda juga diminta untuk tidak menggowes sendirian, terutama saat tengah malam dan dini hari. Soalnya pada jam-jam tersebut, sangat rawan kejahatan

Polres Metro Jakarta Barat
Pesepeda Hendra Gunawan (41) dibegal di di Jalan Puri Indah Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (27/10/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta melibatkan instansi Polri dan TNI untuk pengamanan jalur sepeda dari kawanan begal di Ibu Kota. Sejauh ini, DKI lewat Dinas Perhubungan telah melakukan pengamanan di jalur sepeda sepanjang 63 kilometer.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengaku, telah berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya dan pihak Kodam Jaya untuk membantu pengamanannya. Kerja sama ini dijalin untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna sepeda.

“Kami harapkan di titik-titik lain juga bisa dilakukan pengawasan secara intensif bersama-sama dengan kepolisian dan TNI,” kata Syafrin pada Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Farid Abubakar Manajer Tim Borneo FC Bersyukur Akhrnya Kepastian Kompetisi Liga 1 Terjawab

Baca juga: Sebut Erick Thohir Berambisi di Pilpres 2024, Adian Napitupulu: Tidak Etis masih Menjabat Menteri

Menurut Syafrin, para petugas gabungan itu terdiri dari Tim Lintas Jaya dan mereka tersebar di lima wilayah kota di Jakarta. Namun karena jumlahnya terbatas, dia meminta kepada pesepeda untuk tidak membawa barang berharga yang memancing aksi kriminalitas.

Pesepeda juga diminta untuk tidak menggowes sendirian, terutama saat tengah malam dan dini hari. Soalnya pada jam-jam tersebut, sangat rawan terjadi aksi kejahatan.

“Kami harapkan dari Polda Metro Jaya juga lakukan patroli rutin, sehingga begitu melihat petugas tentu niat si pelaku akan diurungkan. Tapi kalau tidak ada petugas, otomatiskan ada kesempatan yang bersangkutan bisa melakukan penjambretan,” ujar Syafrin.

Baca juga: Etnis Tionghoa Punya Andil Besar dalam Lahirnya Nasionalisme Indonesia

Baca juga: Tawuran Pelajar Menelan Korban Tewas, Bukti Depok Gagal Atasi Tawuran Pelajar

Seperti diketahui, seorang perwira Marinir yang sedang bersepeda dekat Istana Merdeka menjadi korban begal yang mengincar pesepeda, Jakarta darurat begal sepeda.

Foto-foto dan video yang menggambarkan peristiwa yang terjadi Senin (26/10/2020) pagi tadi beredar viral di komunitas pesepeda di Jakarta.

Berdasarkan laporan polisi, korban diketahui bernama Kolonel (Mar) Pangestu Widiatmoko. Ia sedang bersepeda di Jalan Medan Merdeka Barat tepatnya melintas di depan Gedung Kantor Kementerian Pertahanan sekitar pukul 06.45 WIB.

Laporan polisi menyebutkan tindak pidana percobaan pencurian mengakibatkan pejabat Marinir atas nama Kolonel (Mar) Pangestu Widiatmoko mengalami luka robek di pelipis kiri dan memar di kepala bagian belakang.

Baca juga: Romelu Lukaku Absen saat Inter Milan Menjamu Parma

Baca juga: 509.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Pulang Lebih Awal

Pada 2019 lalu, DKI Jakarta meresmikan jalur sepeda sepanjang 63 kilometer secara bertahap. Pada fase 1, uji coba jalur sepeda sepanjang 25 kilometer dilakukan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Proklamasi, Jalan Pramuka dan Jalan Pemuda.

Kemudian fase 2 dengan panjang jalur 23 kilometer dilakukan di Jalan Jendral Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim dan Jalan RS Fatmawati Raya.

Terakhir fase 3 sepanjang 15 kilometer berada di Jalan Tomang Raya, Jalan Cideng Timur, Jalan Kebon Sirih, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Barat dan Jalan Jatinegara Timur.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved