Breaking News:

Libur Panjang

509.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Jasa Marga Imbau Pengguna Jalan Pulang Lebih Awal

Pengguna jalan diimbau menghindari puncak arus balik saat libur panjang, cuti bersama, dan hari nasional Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (1/11/2020).

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Intan Ungaling Dian
Dok Jasa Marga
Ilustrasi situasi arus lalu lintas rekayasa lalu lintas contraflow mulai dari KM 65 hingga KM47 arah Jakarta, pada Minggu (2/8/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -  Pengguna jalan diimbau menghindari puncak arus balik saat libur panjang, cuti bersama, dan hari nasional Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (1/11/2020).

Imbauan itu disampaikan oleh Jasa Marga mengimbau pengguna jalan agar pulang kebih awal sehingga perjalanan balik bisa lebih aman dan nyaman.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, Jasa Marga telah mencatat sebanyak 509.140 kendaraan meninggalkan Jakarta.

Jumlah pengguna jalan itu akumulasi periode tiga hari libur cuti bersama dan Maulid Nabi 1442 Hijriyah, 27-29 Oktober 2020.

Baca juga: Kunjungan Wisata Kota Tua Melonjak Menjadi 2.412 Pengunjung saat Libur Panjang

Baca juga: Dishub DKI Jakarta Minta Warga Tak Ajak Kerabat saat Kembali ke Ibu Kota Setelah Libur Panjang

“Jumlah volume lalu lintas (lalin) yang meninggalkan Jakarta ini naik 40,3 persen jika dibandingkan lalin new normal,” Ujar Dwimawan Heru seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (30/10/2020).

Dia mengatakan, pengguna jalan sebaiknya menghindari waktu  bersaman untuk kembali ke Jakarta.

Alasannya, untuk menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi pada hari Minggu (1/11) yang diprediksi menjadi puncak arus kendaraan  kembali ke Jakarta.

"Kami mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta lebih awal," ujarnya.

Baca juga: Libur Panjang Maulid Nabi, PT KAI Daop 1 Jakarta Berangkatkan 30.000 Lebih Penumpang

Baca juga: Selama Libur Panjang Jumlah Kendaraan yang Melintas Tol Tangerang – Merak Naik 4,9 persen

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk dapat memberlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan."

"Kami mohon kerjasama pengguna jalan untuk tidak kembali ke Jakarta di hari Minggu,” ucap pria yang biasa disapa Heru.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved