Omnibus Law
Diguyur Hujan Mahasiswa dan Buruh Geruduk Puspem Kota Tangerang
Penolakan Undang Undang Cipta Kerja Omnibus Law masih saja berlanjut. Mahasiswa dan buruh menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Pusat Pemerintahan
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata
WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Penolakan Undang Undang Cipta Kerja Omnibus Law masih saja berlanjut.
Mahasiswa dan buruh menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Senin (19/10/2020).
Pantauan Warta Kota, mereka datang bergerombol menggerudung Kantor DPRD dan Pemkot Tangerang itu.
Hujan pun mengguyur lokasi sekitar.
Kendati demikian para demonstran masih saja tetap bertahan.
Meski diguyur hujan tak menyurutkan massa untuk menyuarakan aspirasinya.
"Hidup buruh, hidup mahasiswa," teriak orator terdengar lantang di Kawasan Puspem Kota Tangerang, Senin (19/10/2020).
Baca juga: Polda Metro Jaya Tetapkan 131 Tersangka Kasus Demo Rusuh, 69 Diantaranya Ditahan
Mereka menggunakan atribut buruh dan almamater mahasiswa.
Walau pun kondisi tubuh basah kuyup, tapi semangat pengunjuk rasa ini tak padam.
"Kami tetap menolak dengan keras Omnisbus Law ini," ucap mahasiswa berdiri di atas mobil komando dalam orasinya.
Baca juga: Ternyata Ada 20 Tersangka Pelaku Perusakan Halte Transjakarta dan Pospol di Jalan Sudirman
Ia menyebut pihak DPRD dan Pemkot Tangerang tak mewakili aspirasi kaum buruh dan mahasiswa ini.
Terutama dalam penolakan Omnibus Law.
"Mana DPRD? Mana Pemkot Tangerang?
Baca juga: Warga Disebut Berencana Bentuk Kelompok Tandingan Perusuh, Kapolres dan Kodim Kumpulkan 1.000 RT
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/mahasiswa-dan-buruh-menggelar-aksi-unjuk-rasa191020202.jpg)