Virus Corona Jabodetabek

9 Prosedur Pengajuan Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Wisma Atlet, Jangan Datang Sendiri Ya!

Pemprov DKI Jakarta membuat sembilan prosedur pengajuan isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 tanpa gejala.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Suasana ruangan Tower 4 RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Minggu (20/9/2020). Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyiapkan tower 4 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 yang hendak melakukan isolasi mandiri. 

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat rapat terbatas 'Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional' melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (14/9/2020).

 Sekjen PDIP: Tiba-tiba Mengerem Tanpa Sinyal, Itu Pemimpin yang Tidak Berpikir Strategis

"Pemerintah juga terus menambah tempat isolasi Covid tanpa gejala maupun bergejala ringan."

"Kita lihat di RS Wisma Atlet ini masih kosong untuk bisa menampung 2.581."

"Ini masih mempunyai ruang untuk gejala ringan."

 PERNYATAAN Lengkap Anies Baswedan Umumkan Kepastian PSBB Jakarta: Pertolongan Allah akan Datang

"Ini 858 di tower enam dan 1.723 di tower tujuh," ungkap Jokowi.

Presiden juga menambahkan, flat isolasi mandiri di Wisma Atlet Kemayoran juga masih tersedia kapasitas 4.863 orang yang berada di tower empat dan lima.

"Saya kira ini perlu disampaikan, ada juga di balai latihan kesehatan di Ciloto ada 653 orang yang bisa ditampung di situ."

 Ditanya Soekarno Apa yang Dibutuhkan Rakyat, Megawati: Untung Saya Pintar, Saya Jawab Makan, Pak

"Dan beberapa di Bapelkes di Semarang, Makassar, Batam juga terus disiapkan," tambahnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengungkap, pemerintah juga menyiapkan pusat karantina untuk pasien dengan gejala ringan.

Tentunya, langkah itu diambil untuk mencegah pasien melakukan isolasi mandiri di rumah.

 Hindari Ketidakpastian Baru, PDIP Ingin Pilkada Serentak 2020 Tetap Digelar pada 9 Desember

"Ini juga penting, yang berpotensi menularkan kepada keluarga, kita telah bekerja sama dengan hotel bintang satu dan dua untuk jadi fasilitas karantina."

"Jadi tolong ini disampaikan, ada 15 hotel bintang dua dan tiga di Jakarta dengan kapasitas tiga ribu, kita bekerja sama dengan grup-grup hotel yang ada," jelas Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto segera mengaudit dan mengoreksi protokol keamanan untuk tenaga kesehatan dan pasien di rumah sakit rujukan Covid-19.

 Jakarta Terapkan PSBB Lagi, Arief R Wismansyah Yakin Bakal Berdampak Positif Buat Tangerang

Presiden pun meminta Terawan memastikan ketersediaan tempat tidur dan ruang ICU di RS rujukan.

Sebab, tempat itu digunakan untuk kasus positif Covid-19 dengan gejala berat.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved