PSBB DKI Jakarta
Dampak PSBB Jakarta, Volume Penumpang Kapal Penyeberangan Turun Drastis
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat penurunan jumlah penumpang pasca-DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB
Namun jumlahnya tidak tetap dan terus alami perubahan.
"Terjadi penurunan jumlah kendaraan bermotor memang. Tapi fluktuatif lima sampai 19 persen selama seminggu ini," ujar Syafrin dikonfirmasi Senin (21/9/2020).
• Jumlah Kasus Meningkat Signifikan, Karawang Zona Merah Covid-19
Meski demikian, untuk kecepatan lalu lintas di ruas jalan Jakarta tidak alami kenaikan yang siginifikan.
Jumlah kecepatan arus lalu lintas di ruas jalan Jakarta hanya naik dua persen hingga tiga persen.
Meski demikian, jumlah angkutan umum dalam kota turun hingga 22 persen dibanding PSBB transisi.
Penurunan signifikan terjadi pada angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) yang turun mencapai 44 persen.
"Angka itu didapat dari hasil evaluasi sepekan ini," jelasnya.
• Cerita Luna Maya dan Ayu Dewi Hadapi Masa-masa Getir, Uang di ATM Hanya Tersisa Puluhan Ribu
• Masker Scuba Tak Efektif Tangkal Corona dan Dilarang di KRL,Bagaimana dengan Masker Scuba Polri-TNI?
Selain itu Syarin mengingatkan untuk perusahaan jasa angkutan umum agar tetap patuhi PSBB.
Pasalnya, denda hingga Rp150 juta mengintai bagi usaha jasa angkutan umum yang melanggar PSBB.
Angkutan umum dengan kapasitas 11 penumpang hanya boleh mengangkut lima penumpang plus satu sopir.
Para penumpang juga wajib duduk berjauhan dan memakai masker saat di angkutan umum.
"Karena personil kami bersama polisi dan Satpol PP akan giat operasi yustisi tentang kapasitas angkot," paparnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PSBB Jakarta Lagi, Penumpang Kapal Penyeberangan Anjlok"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kapal-trans-1000-bersandar-di-dermaga-kali-adem.jpg)