Senin, 18 Mei 2026

PSBB DKI Jakarta

Dampak PSBB Jakarta, Volume Penumpang Kapal Penyeberangan Turun Drastis

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat penurunan jumlah penumpang pasca-DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kapal Trans 1000 bersandar di Dermaga Kali Adem, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (10/3/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM,JAKARTA--Seperti diprediksi sebelumnya, perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berksala Besar ( PSBB ) menimbulkan dampak untuk berbagai sektor.

Salah satunya di bidang transportasi.

Di bidang jasa penyeberangan, volume kendaraan tercatat mengalami penurunan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat penurunan jumlah penumpang pasca-DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin berkata, tren penumpang dan kendaraan yang melintasi Jawa ke Sumatera atau mengalami penurunan, kecuali untuk kendaraan logistik yang relatif stabil.

Gubernur Banten Wahidin Halim Perpanjang PSBB Sebulan Penuh

30 Hotel di Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

“Tren penurunan trafik kendaraan dan penumpang salah satunya dipicu kebijakan PSBB di Jakarta yang berdampak pada gerakan mobilitas masyarakat yang ikut serta dalam perjalanan aktivitas,” ujar Shelvy dalam tulisan tertulisnya, Senin (21/9/2020).

Shelvy menjelaskan, tren penumpang dan kendaraan di lintasan Merak-Bakauheni mengalami penurunan jika dibandingkan pada periode sebelum PSBB mulai dari 8 - 13 September 2020, dengan periode setelah PSBB mulai dari 14 - 19 September 2020.

Tercatat total penumpang pejalan kaki dan yang di dalam kendaraan di lintasan Merak-Bakauheni sebanyak 175.447 orang pada saat ini atau turun 27 persen dibandingkan sebelum PSBB.

Keluarkan Maklumat, Kapolri Larang Konvoi dan Arak-arakan Massa Saat Tahapan Pilkada Serentak

Untuk roda dua tercatat sebanyak 3.730 unit atau turun 48 persen dibandingkan periode sebelum PSBB sebanyak 7.184 unit.

Mobil pribadi juga turun sebanyak 34 persen, dari periode sebelum PSBB sebanyak 25.399 unit dan kini hanya sebanyak 16.737 unit kendaraan.

“Hanya kendaraan logistik yang relatif stabil, dari 28.989 unit pada periode sebelum PSBB menjadi 29.200 unit atau naik 1 persen,” ungkapnya.

Lama Tak Manggung Akibat Pandemi, Inul Daratista Khawatirkan Nasib Gaun Miliknya Jika Badannya Melar

Jumlah sepeda motor turun

Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total diterapkan sepekan lalu, jumlah pengendara motor di Jakarta berkurang 5 sampai 19 persen.

Hal itu diungkapkan Kasudin Perhubungan Syafrin Liputo.

Syafrin mengatakan, hasil evaluasi sepekan, volume kendaraan di beberapa ruas jalan di Jakarta memang berkurang.

Namun jumlahnya tidak tetap dan terus alami perubahan.

"Terjadi penurunan jumlah kendaraan bermotor memang. Tapi fluktuatif lima sampai 19 persen selama seminggu ini," ujar Syafrin dikonfirmasi Senin (21/9/2020).

Jumlah Kasus Meningkat Signifikan, Karawang Zona Merah Covid-19

Meski demikian, untuk kecepatan lalu lintas di ruas jalan Jakarta tidak alami kenaikan yang siginifikan.

Jumlah kecepatan arus lalu lintas di ruas jalan Jakarta hanya naik dua persen hingga tiga persen.

Meski demikian, jumlah angkutan umum dalam kota turun hingga 22 persen dibanding PSBB transisi.

Penurunan signifikan terjadi pada angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) yang turun mencapai 44 persen.

"Angka itu didapat dari hasil evaluasi sepekan ini," jelasnya.

Cerita Luna Maya dan Ayu Dewi Hadapi Masa-masa Getir, Uang di ATM Hanya Tersisa Puluhan Ribu

Masker Scuba Tak Efektif Tangkal Corona dan Dilarang di KRL,Bagaimana dengan Masker Scuba Polri-TNI?

Selain itu Syarin mengingatkan untuk perusahaan jasa angkutan umum agar tetap patuhi PSBB.

Pasalnya, denda hingga Rp150 juta mengintai bagi usaha jasa angkutan umum yang melanggar PSBB.

Angkutan umum dengan kapasitas 11 penumpang hanya boleh mengangkut lima penumpang plus satu sopir.

Para penumpang juga wajib duduk berjauhan dan memakai masker saat di angkutan umum.

"Karena personil kami bersama polisi dan Satpol PP akan giat operasi yustisi tentang kapasitas angkot," paparnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PSBB Jakarta Lagi, Penumpang Kapal Penyeberangan Anjlok"

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved