Minggu, 12 April 2026

PSBB DKI Jakarta

Dampak PSBB Jakarta, Volume Penumpang Kapal Penyeberangan Turun Drastis

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat penurunan jumlah penumpang pasca-DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB

Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kapal Trans 1000 bersandar di Dermaga Kali Adem, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (10/3/2020). 

WARTAKOTALIVE.COM,JAKARTA--Seperti diprediksi sebelumnya, perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berksala Besar ( PSBB ) menimbulkan dampak untuk berbagai sektor.

Salah satunya di bidang transportasi.

Di bidang jasa penyeberangan, volume kendaraan tercatat mengalami penurunan.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat penurunan jumlah penumpang pasca-DKI Jakarta kembali menerapkan PSBB

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin berkata, tren penumpang dan kendaraan yang melintasi Jawa ke Sumatera atau mengalami penurunan, kecuali untuk kendaraan logistik yang relatif stabil.

Gubernur Banten Wahidin Halim Perpanjang PSBB Sebulan Penuh

30 Hotel di Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

“Tren penurunan trafik kendaraan dan penumpang salah satunya dipicu kebijakan PSBB di Jakarta yang berdampak pada gerakan mobilitas masyarakat yang ikut serta dalam perjalanan aktivitas,” ujar Shelvy dalam tulisan tertulisnya, Senin (21/9/2020).

Shelvy menjelaskan, tren penumpang dan kendaraan di lintasan Merak-Bakauheni mengalami penurunan jika dibandingkan pada periode sebelum PSBB mulai dari 8 - 13 September 2020, dengan periode setelah PSBB mulai dari 14 - 19 September 2020.

Tercatat total penumpang pejalan kaki dan yang di dalam kendaraan di lintasan Merak-Bakauheni sebanyak 175.447 orang pada saat ini atau turun 27 persen dibandingkan sebelum PSBB.

Keluarkan Maklumat, Kapolri Larang Konvoi dan Arak-arakan Massa Saat Tahapan Pilkada Serentak

Untuk roda dua tercatat sebanyak 3.730 unit atau turun 48 persen dibandingkan periode sebelum PSBB sebanyak 7.184 unit.

Mobil pribadi juga turun sebanyak 34 persen, dari periode sebelum PSBB sebanyak 25.399 unit dan kini hanya sebanyak 16.737 unit kendaraan.

“Hanya kendaraan logistik yang relatif stabil, dari 28.989 unit pada periode sebelum PSBB menjadi 29.200 unit atau naik 1 persen,” ungkapnya.

Lama Tak Manggung Akibat Pandemi, Inul Daratista Khawatirkan Nasib Gaun Miliknya Jika Badannya Melar

Jumlah sepeda motor turun

Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total diterapkan sepekan lalu, jumlah pengendara motor di Jakarta berkurang 5 sampai 19 persen.

Hal itu diungkapkan Kasudin Perhubungan Syafrin Liputo.

Syafrin mengatakan, hasil evaluasi sepekan, volume kendaraan di beberapa ruas jalan di Jakarta memang berkurang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved