Selasa, 12 Mei 2026

Hantavirus

Waspada! Hantavirus Sudah Masuk Jakarta, Ada 4 Kasus dan Satu Pasien Masih Diisolasi

Waspada! Hantavirus Sudah Masuk Jakarta, Ada 4 Kasus dan Satu Pasien Masih Diisolasi, kata Pempov DKI

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
HANTAVIRUS MASUK JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, secara resmi mengonfirmasi temuan empat kasus Hantavirus yang menjangkiti warga Jakarta sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. Dari data yang dirilis, tiga pasien dilaporkan telah berhasil melewati masa kritis dan dinyatakan sembuh, sementara satu pasien lainnya kini tengah berjuang dalam ruang isolasi dengan status masih "suspek" atau dalam pengawasan ketat tim medis. 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengonfirmasi adanya empat temuan kasus Hantavirus di ibu kota sejak awal tahun 2026, dengan rincian tiga pasien telah dinyatakan sembuh total.
  • Satu pasien masih menjalani isolasi ketat sambil menunggu hasil uji laboratorium guna memastikan penegakan diagnosis virus yang ditularkan melalui hewan pengerat tersebut.
  • Pemprov DKI memastikan temuan ini tidak terkait dengan klaster internasional kapal pesiar MV Hondius, melainkan hasil monitoring rutin

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Ibu kota kembali dihadapkan pada tantangan kesehatan baru.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan secara resmi mengonfirmasi temuan empat kasus Hantavirus yang menjangkiti warga Jakarta sepanjang periode Januari hingga Mei 2026.

Kabar ini mencuat di tengah kewaspadaan global terhadap berbagai ancaman virus menular.

Baca juga: Indonesia Pantau Perkembangan Hantavirus, Jakarta Hingga Bali Jadi Sorotan

Dari data yang dirilis, tiga pasien dilaporkan telah berhasil melewati masa kritis dan dinyatakan sembuh.

Namun, satu pasien lainnya kini tengah berjuang dalam ruang isolasi dengan status masih "suspek" atau dalam pengawasan ketat tim medis.

Penanganan Ketat Satu Pasien Suspek

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa satu pasien yang belum tegak diagnosisnya tersebut kini sedang dalam penanganan intensif sesuai prosedur standar operasional (SOP) kesehatan.

"Di catatan kami sepanjang 2026 sampai sekarang, ada 4 kasus. Tiga orang sudah sembuh dengan gejala ringan. Satu orang lagi masih suspek dan harus menunggu penetapan diagnosis melalui laboratorium," ujar Ani saat memberikan keterangan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (11/5/2026).

Ani menegaskan, prinsip kehati-hatian menjadi prioritas utama.

Pasien suspek tersebut sengaja diisolasi untuk mencegah potensi risiko, meskipun secara umum temuan kasus Hantavirus di Jakarta sejauh ini masih menunjukkan gejala klinis yang tergolong ringan.

Menepis Kaitan dengan Klaster MV Hondius

Temuan ini sempat menimbulkan spekulasi mengenai kaitannya dengan insiden kesehatan internasional di kapal pesiar MV Hondius.

Sebagaimana diketahui, dunia sempat menyoroti kemunculan virus Andes (salah satu jenis Hantavirus) dalam pelayaran dari Argentina menuju Afrika Barat yang menjangkiti delapan orang.

Namun, Ani Ruspitawati dengan tegas membantah adanya keterkaitan tersebut. Ia memastikan bahwa kasus di Jakarta murni merupakan temuan lokal yang didapat dari sistem surveilans rutin yang dilakukan Dinkes DKI setiap tahun.

"Bukan, tidak ada kaitannya (dengan MV Hondius). Itu adalah kasus yang kita monitor sepanjang tahun secara mandiri," ucap Ani menegaskan integritas sistem pantauan kesehatan di Jakarta.

Baca juga: 140 Penumpang Terdampak Hantavirus Dievakuasi di Tenerife, Spanyol 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved