Breaking News:

Sekda DKI Meninggal

Sekda DKI Jakarta Akan Dimakamkan di TPU Rorotan, Jenazah Protap Covid-19 Pertama?

Jenazah Sekda DKI Jakarta Saefullah akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum atau TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

Wartakotalive/Desy Selviany
Suasana Rumah Jenazah RSPAD Gatot Subroto di Senen, Jakarta Pusat, dalam persiapan pemakaman Sekda DKI Jakarta Saefullah, Rabu (16/9/2020) 

Ia mengawali karier sebagai pegawai golongan 2A dan mendaftar dengan ijazah SMA tahun 1984, dan langsung menjadi guru.

Ia menyelesaikan pendidikan SI tahun 1988 di IKIP Muhammadiyah Jakarta.

Lalu, melanjutkan S2 di Universitas Negeri Jakarta dan lulus tahun 2000.

 Lagi, Satu Dokter di Kabupaten Bekasi Meninggal Akibat Covid-19, Bertugas di Jakarta

Kemudian, menyelesaikan S3 tahun 2009 di Universitas Padjajaran Bandung.

Sebelum menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat, Saefullah pernah menjadi Kepala Sudin Pendidikan Dasar Jakarta Barat tahun 2003-2004.

Ia kemudian menjadi Kepala Subdinas SLTP DKI Jakarta 2004-2008.

 Hadi Pranoto Gugat Muannas Alaidid Rp 150 Triliun, Minta Kantor PSI di Seluruh Indonesia Disita

Pada 2008, ia menjabat Wakil Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta.

Kemudian, menjabat Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda tahun 2009-2010. 

Sekda 4 Gubernur

Saefullah dilantik menjadi Sekretaris Daerah DKI Jakarta pada 17 Juli 2014, oleh Basuki Tjahaja Purnama yang saat itu menjadi Plt gubernur menggantikan Jokowi yang cuti karena maju Pilpres 2014.

Ia kembali menjadi Sekda di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), lantas berlanjut di era Gubernur Djarot Saiful Hidayat.

Saat rezim di Balai Kota berganti, Gubernur DKI Anies Baswedan memperpanjang masa jabatan Saefullah.

 Keponakan Prabowo Lulus Sekolah Cakada PDIP Gelombang III dengan Predikat Peringkat 2 Terbaik

Masa kerja Saefullah sedianya habis pada 17 Juli 2019.

Anies Baswedan memperpanjang masa jabatan Saefullah, karena menilai kinerjanya bagus.

Seorang pejabat tinggi negara memang bisa menduduki jabatan yang sama lebih dari satu periode, sesuai pasal 117 UU 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Digantikan Sri Haryati

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Sri Haryati menjadi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah.

Perintah itu telah ditetapkan Anies Baswedan pada Senin (14/9/2020) lalu.

Ketika dikonfirmasi, anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Naufal Firman Yursak membenarkan penugasan sementara itu.

 Tunggu Hasil Tes Swab, Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto

Berdasarkan dokumen yang diterima, Anies Baswedan menunjuk Sri Haryati karena Saefullah tidak dapat melaksanakan tugas kedinasannya.

Sebab, Saefullah sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

“Memerintahkan Sri Haryati Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta."

 KRONOLOGI Dua Pengemudi Ojek Ditembak KKB Papua, Korban Kedua Sempat Dianiaya

"Untuk melaksanakan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah disamping," kata Anies Baswedan, dikutip dari dokumen yang diterima pada Selasa (15/9/2020).

"Jabatannya sebagai Asisten Perekonomian dan Keuangan, terhitung mulai tanggal 14 September 2020 sampai dengan pejabat definitif melaksanakan tugas kembali,” tambahnya.

Anies Baswedan mengatakan, dalam melaksanakan tugas tersebut, jabatan Plh tidak memiliki kewenangan mengambil atau menetapkan keputusan dan/atau tindakan yang bersifat strategis.

 Minta Jokowi dan Menteri BUMN Copot Ahok dari Pertamina, Andre Rosiade: Jangan Kebanyakan Bacot!

Di antaranya perubahan status rencana strategis, rencana kerja pemerintah, dan perubahan status hukum kepegawaian.

Misalnya pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian pegawai, kecuali atas izin Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau gubernur.

Untuk dapat menjalankan tugas sebagaimana fungsi pejabat definitif melaksanakan tugas sehari-hari.

 Digugat Hadi Pranoto Rp 150 Triliun, Muannas Alaidid Siapkan Gugatan Balik

“Perintah tugas ini untuk dilaksanakan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” pesan Anies Baswedan di akhir suratnya.

Surat tersebut ditembuskan kepada delapan pihak.

Di antaranya, Menteri Dalam Negeri; Kepala Badan Kepegawaian Negara; Wakil Gubernur DKI Jakarta; Plt Asisten Pemerintahan Sekda DKI; dan Inspektur DKI Jakarta.

 Lulus Peringkat Kedua Sekolah Cakada PDIP, Rahayu Saraswati: Narasumbernya Level Dewa Semua

Lalu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI; Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah DKI, dan Kepala Biro Kepala Daerah DKI Jakarta.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menjalani perawatan akibat terpapar Covid-19.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdasarkan pesan berantai melalui media sosial WhatsApp yang diterima pada Selasa (15/9/2020).

 Bertambah Lagi, Tersangka Perusakan Mapolsek Ciracas Jadi 65 Orang, Salah Satunya Oknum TNI AU

“Saya mengajak pada semua, pada seluruh jajaran dan keluarga untuk meluangkan waktu."

"Benar-benar luangkan waktu bersama keluarga untuk mendoakan saudara kita."

"Mendoakan Pak Sekda, Bapak Saefullah yang saat ini sedang dalam perawatan intensif melawan Covid-19,” kata Anies Baswedan melalui keterangan yang diterima.

 47 dari Total 65 Tersangka Kasus Perusakan Mapolsek Ciracas Tamtama Angkatan 2017

Anies Baswedan memandang, Saefullah yang merupakan birokrat tertinggi di DKI Jakarta itu mendapatkan cobaan yang tidak sederhana.

Sebab, virus yang menyerang mantan Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat itu sangat membahayakan, terutama bagi orang lanjut usia dan memiliki penyakit bawaan.

“Mari kita doakan agar beliau diberikan kekuatan dalam menjalani proses perawatan yang penuh tantangan ini,” ujar Anies Baswedan.

 KISAH Warga Positif Covid-19 di Bekasi Tak Dibantu Isolasi Mandiri, Puskesmas Cuek, Tetangga Menjauh

“Semoga Allah mudahkan, Allah cepatkan penyembuhannya, Allah angkat penyakitnya, disegerakan pulihnya."

"Dan Pak Sekda segera bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan dengan kita semua. Aamin aamin Allahuma aamin,” tambah Anies Baswedan. (*)

(m24/jhs)

Penulis: Desy Selviany
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved