Breaking News:

Virus Corona

Digugat Hadi Pranoto Rp 150 Triliun, Muannas Alaidid Siapkan Gugatan Balik

Muannas Alaidid menanggapi gugatan perdata sebesar Rp 150 triliun yang diajukan Hadi Pranoto di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Warta Kota/Muhammad Azzam
Muannas Alaidid 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid menanggapi gugatan perdata sebesar Rp 150 triliun yang diajukan Hadi Pranoto di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Dalam dunia hukum sudah menjadi hal yang biasa terjadi gugat menggugat setiap orang dalam menuntut haknya," kata Muannas saat dihubungi, Rabu (16/9/2020).

Kendati demikian, Muannas menilai gugatan Hadi Pranoto absurd dan tidak masuk akal.

KISAH Warga Positif Covid-19 di Bekasi Tak Dibantu Isolasi Mandiri, Puskesmas Cuek, Tetangga Menjauh

Sebaliknya, dia menduga ada motif lain dari gugatan yang diajukan oleh Hadi Pranoto.

"Gugatan Hadi Pranoto senilai Rp 150 T kepada saya itu tidak hanya absurd tapi aneh sekaligus tak masuk akal."

"Bahwa gugatan akal-akalan itu saya lebih melihat diajukan Hadi Pranoto berharap ada bargaining (posisi tawar) agar saya mencabut laporan polisi kepadanya," jelasnya.

Seragam Baru Satpam Kini Mirip Polisi, Ini Makna Filosofisnya

Muannas menilai alasan gugatan Hadi Pranoto juga terkesan dipaksakan.

Sebab, pelapornya tidak terima bahwa kebohongannya terkait gelar profesor dan penemuan obat Covid-19 dibantah berbagai pihak.

"Padahal menjadi kewajiban hukum bagi saya dan siapapun yang tahu bahwa bila ada peristiwa pidana untuk melaporkan ke pihak berwenang sesuai pasal 165 KUHP."

UPDATE Kasus Covid-19 Indonesia 15 September 2020: Pasien Positif Melonjak 3.507 Jadi 225.030 Orang

"Sehingga inisiatif melaporkan itu justru dijamin UU, di mana menjalankan perintah UU tidak boleh dipidana sesuai Pasal 50 KUHP," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved