Breaking News:

Berita Nasional

Fachrul Razi Diledek dan Dikecam soal pernyataan Radikalisme-Good Looking, Kemenag beri Klarifikasi

Sebagian warganet mempertanyakan apa kaitan good looking dengan penyebaran paham radikalisme di masjid-masjid.

Editor: Feryanto Hadi
kemenag.go.id/Romadanyl
Menteri Agama Fachrul Razi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Beberapa waktu lalu Menteri Agama Fachrul Razi memberikan pernyataan soal masuknya paham radikalisme ke masjid.

Ia bilang, cara masuk paham radikal dilakukan oleh orang yang berpenampilan bagus atau good looking.

Komentar ini segera menjadi kontroversi di media sosial.

Banyak protes yang dilakukan terkait pernyataan itu.

Bahkan, orang-orang justru meledek menteri agama dengan memposting foto penampilan mereka kemudian mencantumkan tagar good looking.

Diduga Serangan Jantung, Bupati Halmahera Timur Muhdin Ma’bud Meninggal Dunia Usai Daftar Pilkada

Sebanyak 27 Warga Asrama Papua di Tanah Abang Positif Covid-19 setelah Ikuti Swab Massal

Menteri Agama Fachrul Razi di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019).
Menteri Agama Fachrul Razi di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019). (TRIBUNNEWS/FAHDI FAHLEVI)

Umumnya, sebagian warganet mempertanyakan apa kaitan good looking dengan penyebaran paham radikalisme di masjid-masjid.

Setelah pernyataan itu menyebar luas dan menjadi polemik, direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin menjelaskan maksud pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi soal masuknya paham radikalisme ke masjid.

Menurut Kamaruddin, Fachrul Razi hanya memberikan ilustrasi terkait pernyataannya tersebut.

"Statemen Menag tidak sedang menuduh siapapun. Menag hanya mengilustrasikan tentang pentingnya memagari agar ASN yang dipercaya mengelola rumah ibadah tidak memiliki pandangan keagamaan ekstrem bahkan radikal yang bertentangan dengan prinsip kebangsaan," jelas Kamaruddin melalui keterangan tertulis, Jumat (4/9/2020).

Gagal Nikah karena Berstatus Janda dan Isu Video Porno, Angela Tee: Masihkah Ada Manusia yang Tulus?

Laporan Kelompok Masyarakat Minang terhadap Puan Maharani Ditolak Bareskrim, Begini Alasan Polisi

Menurutnya, substansi yang harus ditangkap adalah perlunya kehati-hatian pengelola rumah ibadah, terutama yang ada di lingkungan Pemerintah dan BUMN, agar mengetahui betul rekam jejak pandangan keagamaan jemaahnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved