Senin, 20 April 2026

Pilkada Serentak

Diduga Serangan Jantung, Bupati Halmahera Timur Muhdin Ma’bud Meninggal Dunia Usai Daftar Pilkada

Bupati petahana Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhdin Ma’bud, meninggal pada Jumat (4/9/2020).

Facebook Ir Muhdin HI. Mab'ud
Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhdin Ma’bud dalam sebuah acara. Hari ini ia meninggal dunia usai mendaftar ke KPU dalam rangka pilkada serentak 2020. 

WARTAKOTALIVE,COM, MABA-- Pilkada serentak 2020 mulai makan korban.

Yakni Bupati petahana Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhdin Ma’bud, yang meninggal dunia usai daftar Pilkada ke KPU setempat pada Jumat (4/9/2020).

Muhdin meninggal di RSUD Maba, Halmahera Timur, sekitar pukul 18.00 WIT.

Tangkapan layar video, detik-detik Bupati Petahana Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhdin Mabud pingsan saat orasi politik dihadapan pendukungnya, Jumat (4/9/2020)
Tangkapan layar video, detik-detik Bupati Petahana Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Muhdin Mabud pingsan saat orasi politik dihadapan pendukungnya, Jumat (4/9/2020) (KOMPAS.COM/YAMIN ABDUL HASAN)

Kabag Humas Pemkab Halmahera Timur Yusuf Thalib menjelaskan kronologi meninggalnya calon bupati petahana itu.

Awalnya, Muhdin bersama calon wakil bupati Anjar Taher mendaftarkan diri ke KPU Halmahera Timur pada pagi hari.

Ini yang Akan Dilakukan Widodo Cahyono Putro Menghadapi Jadwal Padat Persita Tangerang di Liga 1

Anies Baswedan Akui Pandemi Virus Corona di Jakarta Sangat Mengkhawatirkan

Namun, ada berkas pendaftaran yang kurang. Sehingga, proses pendaftaran molor hingga selesai shalat Jumat.

Setelah merampungkan pendaftaran di KPU, pasangan Muhdin-Anjar kembali ke posko pemenangan di Desa Soagimalaha, Kecamatan Maba. Mereka menemui pendukung yang telah menunggu.

Muhdin pun menyampaikan orasi politik di hadapan pendukungnya.

Tak lama berorasi, Muhdin jatuh pingsan di panggung.

Anjar yang berada di panggung, langsung mengangkat Muhdin.

Ketua Umum NJ Mania, Farid, Kenang Membangkitkan Persitara Jakarta Utara

"Saat orasi itu sekitar 15 menit berjalan, tiba-tiba pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit," kata Yusuf saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Yusuf mengatakan, Muhdin mendapatkan perawatan selama setengah jam di rumah sakit.

Tapi, dokter menyatakan calon petahana itu meninggal.

Saat ditanya penyebab Muhdin meninggal, Yusuf belum mengetahuinya. Ia belum mendapatkan keterangan resmi rumah sakit mengenai penyebab meninggalnya calon petahana itu.

Muhdin Mabud, Bupati Halmahera Timur Meninggal Dunia Pasca Mendaftar di KPU: Orasi Langsung Pingsan

“Ada yang bilang jantung tapi ini kita belum tau karena belum ada keterangan resmi dari dokter. Soal riwayat penyakit juga tidak ada karena beliau ini sehat,” ujarnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved