Virus Corona Jabodetabek
Baru 15 Persen Pedagang Diperiksa Virus Corona, Pasar Pramuka Rencanakan Rapid Test Bertahap
Kepala Pasar Pramuka Saniyem menjelaskan, baru 150 pedagang yang mengikuti rapid test di Puskesmas Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.
Penulis: Rangga Baskoro |
WARTAKOTALIVE.COM, MATRAMAN - Kepala Pasar Pramuka Saniyem menjelaskan, baru 150 pedagang yang mengikuti rapid test di Puskesmas Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Rabu (15/7/2020).
Sedangkan jumlah pedagang Pasar Pramuka mencapai 1.000 orang.
"Jadi yang ikut rapid test ini baru sekitar 15 persennya saja," ucap Saniyem di Pasar Pramuka, Rabu (15/7/2020).
Alasan baru 150 orang yang menjalani pemeriksaan virus corona karena karena kuota dari Puskemas Matraman sangat terbatas.
"Karena kuota dari pihak Kecamatan Matraman, jadi sekian ribu kita mau rapid test hari ini tidak mencukupi, baik SDM-nya maupun waktunya," katanya.
• VIDEO: Rapid Test Kembali Digelar, Pedagang Pasar Pramuka Berharap Operasional Tak Dihentikan Lagi
• Setelah Ditutup Tiga Hari, Pedagang Pasar Pramuka Ikuti Rapid Test
Saniyem menambahkan bahwa Pasar Pramuka merupakan sentra toko obat-obatan yang terbesar di Jakarta.
Pasar yang dikelolanya juga memegang peranan penting terhadap proses penjualan obat dan peralatan medis.
Oleh sebab itu, pihaknya akan kembali mengajukan untuk mengadakan pemeriksaan rapid test kembali secara bertahap untuk mendeteksi ada tidaknya pedagang yang terpapar virus corona atau Covid-19.
"Jadi kemungkinan nanti akan bertahap. Saya berharap begitu karena kita bekerja dengan wilayah dan juga menangani kelurahan, RT dan RW yang cukup banyak."
• Pasar Pramuka Ditutup dan Disemprot Cairan Disinfektan Setelah 1 Pedagang Positif Virus Corona
• Aturan Ganjil Genap Efektif Kurangi Kerumunan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur
"Kalau sudah ada informasi dan kesempatan dari pihak puskesmas kecamatan mungkin akan kita lakukan kembali, bekerjasama dengan paguyuban pedagang," tutur Saniyem.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pasar Pramuka di Matraman, Jakarta Timur, kembali ditutup dan disemprot cairan disinfektan, Minggu (12/7/2020).
Penyemprotan tersebut dilakukan oleh Suku Dinas Penanggulangan, Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur setelah ditemukan satu pedagang positif virus corona atau Covid-19.
Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gator Sulaeman menjelaskan bahwa permintaan penyemprotan diajukan oleh Kelurahan Palmeriam.
"Kegiatan penyemprotan di Pasar Pramuka dilakukan tadi pagi, atas permintaan dari Kelurahan Palmeriam. Kemarin kami juga lakukan penyemprotan," ucap Gatot saat dikonfirmasi.
• Wabah Virus Corona, Harga Masker di Pasar Pramuka Stagnan, Rp 150 Ribu Per Boks
• Pedagang Obat di Pasar Pramuka Prediksi Harga Dexamethasone Akan Melambung
Untuk penyemprotan tersebut, Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan sebanyak 7 personel. Penyemprotan dilakukan di kios-kios pedagang yang ditutup.
Kegiatan penyemprotan juga akan dilakukan pada keesokan hari sesuai prosedur durasi penutupan pasar yakni sejak Sabtu-Senin (11-13/7/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pasar-pramuka1157.jpg)